Berita Utama

Proyek Pembangunan BP21P Barombong Diduga Ada Permainan Kongkalikong

ketua Ketua Umum (FORMASEL) Forum Mahasiswa Sulawesi Selatan, Rahmat.H.Amahoru,SH.,MH

Kumbanews.com – Banyaknya proyek proyek yang sedang berjalan di kantor Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Barombong di Jalan Permandian Alam No.1, Makassar, Sulawesi selatan diduga ada permainan kongkalikong oleh pihak terkait.

Ada tiga proyek yang sedang dalam pengerjaan seperti pemasangan kanopi dan juga paving blok di depan kantor dan pergantian pagar lapangan futsal Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Barombong.

Terkait tiga proyek tersebut yang belum diketahui berapa besar anggarannya , pihak Pejabat Pembuat Komitmen (PPK-Rutin) yang bertanggung jawab atas pelaksanaan pengadaan barang dan jasa, melalui pesan WhatsApp mengatakan, ” Iye pak nanti saya tanyakan ki dulu,karena ini anggaran yang dipake dari BLU dan bukan wewenang saya, ucap Muhlis.

Sementara itu ketua umum (FORMASEL) Forum Mahasiswa Sulawesi Selatan, Rahmat H Amahoru, menjelaskan bahwa, ” fleksibilitas badan layanan umum masih terkait dengan anggaran daerah, keterkaitan ini ada di Pagu Belanja Pegawai, Barang Jasa dan Modal. Maksudnya adalah bahwa fleksibitas badan layanan umum ini tidak bebas Merdeka 100 persen tetap ada aturan sebab BLU/BLUD, ini adalah Satker yang hidup di dua alam,” terang Rahmat Amahoru, Rabu 11 September 2019.

Lanjut Rahmat “olehnya itu masih menjadi milik daerah, namun harus menjalankan bisnis yang sehat, artinya tidak serta merta melakukan pengerjaan tanpa jelas berapa anggarannya dan justru ini yang biasa terdapat tindak pidana korupsinya ada permainan kongkalikong dengan rekanan berapa pembagian feenya dan (PPK) terkadang banyak yang diduga bermain, mereka juga biasa kurang komitmen dengan ucapannya.” Ungkap Rahmat.

Sementara itu security yang mengawasi proyek tersebut melarang media untuk mengambil gambar atau mendokumendaksikan lokasi pekerjaan proyek, menurutnya harus ada izin terlebih dahulu.

Muh. Yusuf Hafid.

Facebook Comments
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top