Ewa, Ketua RT 5 Berjiwa Muda, Menata Lingkungan dan Memberdayakan UMKM

Wahab, Ketua RT 5, RW 2, Kelurahan Mangasa, Kecamatan Tamalate,

Kumbanews.com – Di lorong RT 5, RW 2, Kelurahan Mangasa, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, perubahan tidak selalu terdengar lewat pengumuman resmi. Wahab, Ketua RT 5 yang akrab disapa Ewa, hadir dengan senyum ramah dan sapaan hangat, perlahan menumbuhkan kesadaran warga.

Bagi Ewa, jabatan bukan sekadar simbol, melainkan amanah untuk bekerja nyata dan memberi dampak langsung. Ia menegaskan, lingkungan harus dibangun tanpa sekat:

Bacaan Lainnya

“Saya tidak mau lagi ada si A dan si B. Kita semua sama dan harus saling bersinergi,” ujarnya.

Edukasi Lingkungan Jadi Prioritas

Kebersihan ada fokus utama. Namun pendekatannya manusiawi: edukasi dan sosialisasi warga menjadi tahap awal.

Lewat pertemuan kecil dan obrolan santai, ia mengajak warga memahami perbedaan sampah organik dan non-organik, serta menjelaskan nilai ekonomi botol plastik dan sampah tertentu bila dikelola dengan baik. Bersama ketua RW, Ewa mendorong penyediaan bak sampah lingkungan agar warga tak lagi membuang sampah sembarangan.

“Sekarang kita bangun dulu kesadarannya. Kalau sudah paham, baru sistemnya kita jalankan,” katanya.

Bagi Ewa, kebersihan bukan sekadar aturan, tapi kebiasaan yang lahir dari kesadaran bersama.

Memberdayakan UMKM Warga

Komitmen Ewa terhadap UMKM terlihat sejak sebelum ia dilantik. Titik lingkungan yang dulunya kotor kini disulap menjadi area jualan kuliner. Pedagang yang sebelumnya berjualan di lorong sempit kini memiliki ruang lebih layak, dan omzet mereka meningkat.

“Melihat mereka berkembang itu yang membuat saya bahagia,” ujar Ewa.

Dukungan Ewa terhadap UMKM tidak hanya soal ekonomi, tapi juga kesempatan dan martabat warga.

Jiwa Muda, Sikap Bersahaja

Latar belakang Ewa sebagai mantan Ketua MAPALA Universitas Indonesia Timur (UIT) dan anggota Makassar Trail Adventure Community (MATRAC) membentuk karakternya yang tangguh namun rendah hati. Ia terbiasa bekerja di lapangan, berkolaborasi, dan rutin menginisiasi kegiatan warga, termasuk perayaan 17 Agustus, yang melibatkan pemuda dan UMKM, menciptakan suasana kebersamaan hangat.

Kerja Nyata yang Terlihat

Bersama ketua RW, Ewa menutup drainase rawan kecelakaan, menyiapkan bak sampah lingkungan, dan menyusun musrenbang pembangunan jalan lorong yang belum tersentuh. Musyawarah akan digelar pada 3 Desember di Masjid Jamiatul Khaer, Mallengkeri.

“Setelah dilantik, saya ingin langsung bergerak. Tidak perlu banyak bicara, kerja itu harus terlihat,” tegasnya.

RT 5 RW 2, Ujung Tombak Kota Makassar

Sebagai bagian dari RW 2, RT 5 berperan sebagai ujung tombak kota sekaligus penyambung lidah pemerintahan. Lingkungan ini menghadirkan aspirasi warga, menggerakkan masyarakat, dan memberdayakan UMKM.

Di awal 2026, Ewa menitipkan pesan sederhana:

“Mari kita jaga lingkungan kita bersama. Semua dimulai dari kesadaran dan dibuktikan lewat kerja.”

Dengan pendekatan tulus, sikap ramah, dan kerja nyata yang konsisten, Ewa membuktikan kepemimpinan berjiwa muda lahir dari tindakan, bukan janji.

Pos terkait