Kumbanews.com – Polda Metro Jaya masih mendalami penyebab kematian influencer perempuan berinisial Lula Lahfah (LL) yang ditemukan meninggal dunia di apartemennya di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menegaskan, penyebab kematian secara pasti hanya dapat dipastikan melalui tindakan autopsi.
“Untuk memastikan penyebab kematian harus dilakukan autopsi,” ujar Budi saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu, 24 Januari 2026.
Namun demikian, Kasubdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Iskandarsyah mengungkapkan bahwa pihak keluarga mengajukan permohonan agar jenazah Lula Lahfah tidak dilakukan autopsi.
“Dari pihak keluarga ada permohonan untuk tidak dilakukan autopsi,” jelas Iskandarsyah.
Meski ada permintaan tersebut, kepolisian memastikan proses penyelidikan tetap berjalan sesuai prosedur dengan berkoordinasi bersama pihak rumah sakit.
Sementara itu, Polres Metro Jakarta Selatan menemukan sejumlah obat-obatan serta surat rawat jalan dari Rumah Sakit Pusat Infeksi (RSPI) di apartemen korban yang berada di lantai 25 sebuah gedung di Jalan Dharmawangsa, Cipete Utara.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Murodih memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.
“Tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Namun, ditemukan obat-obatan serta surat rawat jalan dari RSPI,” ujar Murodih.
Sebelumnya, kabar meninggalnya Lula Lahfah yang diketahui sebagai kekasih artis Reza Arap telah dibenarkan oleh pihak kepolisian pada Jumat malam, 23 Januari 2026.
Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh petugas keamanan apartemen sekitar pukul 18.44 WIB. Polisi hingga kini masih mengumpulkan keterangan dan barang bukti guna mengungkap penyebab pasti kematian korban.





