Kumbanews.com – Produsen mobil listrik asal Amerika Serikat, Tesla, memangkas harga pikap listrik andalannya, Tesla Cybertruck, di tengah penjualan yang melambat.
Langkah ini dilakukan dengan menghadirkan varian dual-motor all-wheel-drive seharga 59.990 dolar AS atau sekitar Rp1 miliar. Model tersebut kini menjadi versi Cybertruck paling terjangkau sejak pertama kali diluncurkan.
CEO Tesla, Elon Musk, menyebut harga promo itu berlaku terbatas.
“Harga ini berlaku untuk 10 hari ke depan,” tulis Musk melalui platform X, dikutip Sabtu (22/2/2026).
Tak hanya itu, Tesla juga memangkas harga varian tertinggi Cyberbeast dari 114.990 dolar AS menjadi 99.990 dolar AS atau turun sekitar Rp300 jutaan. Bersamaan dengan itu, perusahaan menghentikan paket “Luxe Package” yang sebelumnya mencakup fitur Supervised Full Self-Driving dan akses gratis Supercharger.
Sejak diperkenalkan, Cybertruck digadang-gadang sebagai pikap listrik futuristik yang siap menantang pemain lama seperti Ford Motor Company. Namun perjalanannya tak mulus. Model ini sempat menghadapi sejumlah penarikan kembali (recall) serta isu kontrol kualitas yang memengaruhi minat konsumen.
Di sisi lain, pasar kendaraan listrik global memang tengah mengalami perlambatan. Situasi diperparah setelah pemerintahan Presiden Donald Trump mengakhiri kredit pajak federal sebesar 7.500 dolar AS pada September lalu, sehingga insentif pembelian mobil listrik berkurang.
Pemangkasan harga dinilai menjadi strategi agresif Tesla untuk menjaga daya tarik produk di tengah konsumen yang semakin sensitif terhadap harga. Namun analis mengingatkan, langkah ini berpotensi menekan margin keuntungan jika tidak diimbangi efisiensi produksi atau peningkatan pendapatan dari perangkat lunak dan layanan.
Di tengah tekanan tersebut, Musk juga mulai mengarahkan fokus Tesla ke pengembangan robot humanoid dan teknologi swakemudi, bahkan dikabarkan mempertimbangkan penghentian produksi Model S dan Model X untuk memberi ruang pada lini bisnis baru.





