Kumbanews.com – Hari Perempuan Internasional diperingati setiap tanggal 8 Maret di berbagai negara di dunia. Peringatan ini menjadi momentum untuk merayakan pencapaian perempuan sekaligus mendorong kesetaraan gender di berbagai bidang kehidupan.
Pada tahun 2026, Hari Perempuan Internasional mengusung tema “Rights. Justice. Action. For All Women and Girls” atau Hak, Keadilan, dan Aksi Nyata untuk Semua Perempuan dan Anak Perempuan. Tema tersebut menyerukan upaya nyata untuk menghapus berbagai hambatan yang masih menghalangi perempuan memperoleh hak yang setara.
Seruan tersebut mencakup perjuangan melawan diskriminasi hukum, norma sosial yang merugikan perempuan, serta berbagai praktik yang membatasi akses perempuan terhadap keadilan dan kesempatan yang setara.
Hari Perempuan Internasional sendiri memiliki sejarah panjang yang berakar dari gerakan buruh perempuan pada awal abad ke-20. Saat itu, perempuan di sejumlah negara menuntut kondisi kerja yang lebih baik, upah yang layak, serta hak politik yang setara dengan laki-laki.
Seiring waktu, peringatan ini berkembang menjadi gerakan global yang tidak hanya merayakan kontribusi perempuan dalam berbagai bidang, tetapi juga menjadi pengingat bahwa perjuangan kesetaraan gender masih terus berlangsung.
Melalui momentum ini, masyarakat dunia diajak untuk memperkuat komitmen dalam menciptakan lingkungan yang adil dan setara bagi perempuan dan anak perempuan, baik di bidang pendidikan, pekerjaan, maupun kehidupan sosial.





