Kumbanews.com – Tunjangan Hari Raya (THR) menjadi salah satu hal yang paling dinantikan pekerja menjelang Lebaran. Namun tidak banyak yang mengetahui bahwa tradisi ini memiliki sejarah panjang di Indonesia.
Awal mula THR berasal dari kebijakan yang dikenal sebagai persekot Lebaran pada awal 1950-an. Saat itu, Perdana Menteri Soekiman Wirjosandjojo memberikan bantuan uang kepada pamong praja atau aparatur negara menjelang hari raya.
Kebijakan tersebut bertujuan membantu pegawai memenuhi kebutuhan Lebaran bersama keluarga.
Awal Mula Persekot Lebaran
Pada masa itu, pemerintah memberikan uang tambahan kepada pegawai negeri sebelum Lebaran. Bantuan ini dikenal sebagai persekot Lebaran.
Persekot Lebaran merupakan bantuan yang berfungsi seperti uang muka. Pegawai menggunakan dana tersebut untuk memenuhi kebutuhan menjelang hari raya.
Kebijakan ini kemudian menarik perhatian kalangan buruh di perusahaan swasta.
Tuntutan Buruh kepada Perusahaan
Para pekerja di perusahaan swasta mulai menuntut kebijakan serupa. Mereka meminta perusahaan memberikan tunjangan menjelang hari raya.
Tuntutan tersebut muncul pada masa pemerintahan Presiden Soekarno. Seiring waktu, banyak perusahaan mulai memberikan tunjangan kepada pekerja menjelang hari raya.
Kebiasaan ini kemudian berkembang menjadi tradisi tahunan di dunia kerja.
THR Resmi Jadi Hak Pekerja
Pemerintah akhirnya mengatur pemberian THR melalui regulasi ketenagakerjaan. Aturan tersebut mewajibkan perusahaan memberikan tunjangan kepada pekerja menjelang hari raya keagamaan.
Saat ini pemerintah mewajibkan perusahaan membayar THR paling lambat tujuh hari sebelum hari raya.
Kebijakan tersebut bertujuan membantu pekerja memenuhi kebutuhan selama perayaan hari besar bersama keluarga.
Tradisi yang Dinanti Setiap Lebaran
Kini THR tidak lagi sekadar bantuan. Tunjangan ini telah menjadi hak pekerja yang dilindungi oleh aturan pemerintah.
Banyak pekerja menggunakan THR untuk berbagai kebutuhan. Sebagian memakainya untuk mudik, membeli pakaian baru, atau membantu keluarga di kampung halaman.
Karena itu, THR selalu menjadi momen yang dinanti para pekerja menjelang Lebaran.





