Kumbanews.com – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Maros intens memantau kondisi pasar tradisional, termasuk Pasar Tramo di Kelurahan Pettuadae, Kecamatan Turikale. Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok dan menjaga harga tetap stabil bagi masyarakat.
Cek Harga dan Stok Bahan Pokok
Tim Pemkab Maros yang terdiri dari pejabat dinas terkait, Forkopimda, dan aparat bidang ekonomi mengecek langsung harga dan stok komoditas penting seperti beras, minyak goreng, gula pasir, bawang, hingga lauk pauk.
Selama sidak, pemerintah juga berdialog dengan pedagang dan pembeli. Tujuannya untuk mendapatkan informasi langsung dari lapangan sekaligus mengantisipasi lonjakan harga menjelang Lebaran.
Langkah Antisipatif untuk Stabilisasi Harga
Temuan harga beberapa komoditas yang cenderung naik mendorong Pemkab Maros menyiapkan langkah antisipatif, termasuk pasar murah dan pengawasan harga secara ketat. Dialog dengan pedagang menjadi strategi untuk memahami faktor penyebab fluktuasi harga, termasuk tingginya permintaan dan tantangan distribusi.
Imbauan untuk Masyarakat
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tetap berbelanja dengan bijak. Pembelian berlebihan bisa memicu kelangkaan barang, sehingga masyarakat diminta tetap tenang dalam memenuhi kebutuhan Ramadan dan Lebaran.
Dengan sinergi antara pemerintah, pedagang, dan masyarakat, Pemkab Maros optimistis harga dan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga hingga Idulfitri 2026.





