Kumbanews.com – Sejumlah tokoh yang pernah memimpin Sulawesi Selatan tercatat tersandung kasus hukum dalam beberapa tahun terakhir. Tiga nama yang menjadi sorotan publik yakni Syahrul Yasin Limpo, Nurdin Abdullah, dan Bahtiar Baharuddin.
Ketiganya pernah menduduki jabatan penting di pemerintahan Provinsi Sulawesi Selatan. Namun, perjalanan karier politik mereka kemudian diwarnai kasus hukum yang berbeda.
Syahrul Yasin Limpo merupakan Gubernur Sulawesi Selatan dua periode sebelum kemudian menjabat Menteri Pertanian. Ia tersandung kasus korupsi berupa dugaan pemerasan dan gratifikasi di lingkungan kementerian yang dipimpinnya.
Sementara itu, Nurdin Abdullah yang menjabat Gubernur Sulawesi Selatan periode 2018–2021 ditangkap dalam operasi tangkap tangan terkait dugaan suap proyek infrastruktur di Sulawesi Selatan. Ia kemudian divonis bersalah oleh pengadilan dalam perkara tersebut.
Adapun Bahtiar Baharuddin yang sempat menjabat sebagai Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan juga ikut menjadi sorotan. Ia disebut dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan bibit nanas yang dikelola pemerintah provinsi.
Rentetan kasus tersebut kembali memunculkan sorotan publik terkait pentingnya integritas dalam penyelenggaraan pemerintahan. Banyak pihak menilai pengawasan terhadap penggunaan anggaran dan proyek pembangunan harus diperkuat agar kasus serupa tidak kembali terulang.





