21 Taruna Indonesia Ikuti Student Exchange di Jerman, PIP Makassar Perkuat SDM Maritim Global

Sebanyak 21 taruna dari PIP Makassar, PIP Semarang, dan STIP Indonesia mengikuti program Student Exchange di Jade University of Sciences, Elsfleth, Jerman, sebagai upaya memperluas wawasan dan memperkuat kompetensi maritim global. (Screenshot Instagram PIP Makassar)

Kumbanews.com – Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia maritim melalui program Student Exchange ke Jerman.

Program ini menjadi langkah strategis untuk membekali taruna dengan pengalaman internasional, baik dari sisi akademik maupun budaya. Para peserta juga mendapat kesempatan memahami standar pendidikan maritim global serta memperluas jejaring di tingkat internasional.

Bacaan Lainnya

Kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama dengan Jade University of Sciences, Elsfleth, Jerman, sebagai bagian dari penguatan kolaborasi antar institusi pendidikan maritim dunia.

Sebanyak 21 taruna terbaik mengikuti program ini. Mereka terdiri dari tujuh taruna PIP Makassar, sembilan taruna PIP Semarang, dan lima taruna dari STIP Indonesia.

Direktur PIP Makassar, Capt. Rudy Susanto, M.Pd, menegaskan program ini menjadi bagian penting dalam mencetak pelaut profesional yang mampu bersaing di kancah global.

“Program Student Exchange ini memberi kesempatan bagi taruna untuk belajar langsung di lingkungan internasional. Mereka tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga pengalaman budaya dan jaringan global yang sangat berharga,” ujar Rudy.

Ia menambahkan, pengalaman tersebut diharapkan mampu membentuk karakter, meningkatkan kompetensi, serta memperkuat daya saing lulusan di industri maritim dunia.

“Harapannya, para taruna dapat kembali dengan membawa pengetahuan dan semangat baru untuk berkontribusi bagi kemajuan sektor maritim Indonesia,” tambahnya.

Melalui program ini, PIP Makassar optimistis dapat melahirkan sumber daya manusia unggul yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah maritim internasional.

Pos terkait