Afghanistan Tuduh Pakistan Lakukan Serangan Udara, Warga Sipil Jadi Korban

Afghanistan menuding Pakistan melakukan serangan udara yang menewaskan warga sipil. (Produksi AI)

Kumbanews.com – Pemerintah Afghanistan menuduh Pakistan melancarkan serangan udara yang menewaskan warga sipil di wilayah perbatasan. Insiden ini memperburuk ketegangan yang sudah meningkat dalam beberapa pekan terakhir.

Otoritas Afghanistan menyatakan serangan tersebut menghantam kawasan permukiman dan fasilitas sipil. Sejumlah warga dilaporkan tewas dan luka-luka, meski jumlah pasti korban masih dalam proses pendataan.

Bacaan Lainnya

“Serangan ini menargetkan wilayah sipil dan menyebabkan korban jiwa di kalangan masyarakat,” demikian pernyataan pejabat Afghanistan.

Di sisi lain, Pakistan membantah tuduhan tersebut. Pemerintahnya menegaskan bahwa operasi militer dilakukan untuk menargetkan kelompok militan yang dianggap mengancam keamanan nasional.

“Kami hanya menyasar target teroris, bukan warga sipil,” ujar perwakilan otoritas Pakistan.

Ketegangan antara kedua negara meningkat akibat saling tuding terkait keberadaan kelompok bersenjata di wilayah perbatasan. Afghanistan menilai kelompok militan beroperasi dari wilayah Pakistan, sementara Pakistan menuduh Afghanistan gagal mengendalikan keamanan dalam negerinya.

Situasi ini memicu serangkaian serangan lintas batas yang melibatkan kekuatan udara dan artileri. Dampaknya tidak hanya dirasakan aparat keamanan, tetapi juga warga sipil di wilayah terdampak.

Komunitas internasional pun mendesak kedua negara menahan diri dan melakukan penyelidikan independen. Serangan terhadap fasilitas sipil dinilai berpotensi melanggar hukum humaniter internasional.

Meski ada dorongan untuk meredakan konflik, situasi di lapangan masih belum stabil. Para analis menilai, tanpa langkah diplomasi yang konkret, eskalasi konflik berpotensi terus berlanjut.

 

Pos terkait