Prabowo Subianto: Ingin Ganti Presiden? Tunggu Pemilu 2029

Presiden Prabowo menegaskan pergantian kepemimpinan harus melalui mekanisme Pemilu 2029. (Foto: istimewa)

Kumbanews.com – Presiden Prabowo Subianto meminta pihak-pihak yang ingin menggantinya agar menunggu hingga Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029. Ia menegaskan pentingnya menjaga stabilitas dan etika dalam kehidupan bernegara.

“Mau ganti saya? Tunggu dong 2029. Jadi negara yang beradab. Sabar,” ujar Prabowo saat berdiskusi bersama jurnalis dan pengamat, dikutip Sabtu (21/3/2026).

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyinggung soal tantangan berupa disinformasi dan upaya destabilisasi yang dinilai menjadi bagian dari dinamika politik.

Ia menegaskan komitmennya untuk memperkuat penegakan hukum di Indonesia. Namun, Prabowo mengakui masih terdapat berbagai kekurangan di kalangan aparat penegak hukum.

“Saya ingin menegakkan hukum. Tapi kita juga harus jujur, masih banyak kekurangan di aparat kita,” katanya.

Prabowo juga mengungkap temuan adanya persoalan internal di birokrasi, termasuk pejabat yang dinilai melampaui kewenangan. Ia mencontohkan adanya direktur jenderal yang berani melawan menteri hingga lembaga yang merasa tidak tersentuh pengawasan.

Menurutnya, pemerintah saat ini tengah melakukan pembenahan, termasuk di sektor Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang disebut menjadi salah satu titik lemah.

“Ini pekerjaan tidak ringan, tapi ini tugas saya. Saya tidak mau mengeluh, saya jalankan dan bersihkan,” tegasnya.

Di sisi lain, Prabowo meyakini dukungan masyarakat terhadap pemerintah masih kuat. Ia mengingatkan agar perbedaan pandangan tidak berujung pada konflik yang merugikan negara.

“Kalau tidak suka, jangan sampai membuat kerusuhan. Kalau negara rusuh, semua yang rugi,” tandasnya.

 

 

Pos terkait