Anggaran Rehabilitasi Narkoba Timbuseng Diduga Telan Anggaran Puluhan Miliar

  • Whatsapp

Kumbanews.com – Proyek pembangunan rehabilitasi narkoba yang berlantai dua ini  berlokasi di Jalan Timbuseng, Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate , Kota Makassar, diduga menelan anggaran sebanyak puluhan miliar.

Menurut Fauzi yang juga sebagai manager YKP2N (Yayasan Kelompok Peduli Penyalagunaan Narkoba), mengatakan bahwa gedung rehabilitasi narkoba menggunakan dana pribadi melalui yayasan.

Bacaan Lainnya

Ia juga menjelaskan bahwa lahan pembangunan proyek tersebut menggunakan dana pribadi.

Ketika ditanya oleh tim Kumbanews.com,anggaran untuk pembebasan lahan didapat darimana,  Fauzi menjawab “saya tidak punya kapasitas untuk menjawab dan sudah diamanahkan untuk tidak memberi tahu. Silahkan hubungi pimpinan saya pak Andi Sulolipu, “tutur Fauzi, saat ditemui di lokasi gedung proyek ,15 November 2018.

Kamipun menghubungi pimpinan yang dimaksud Fauzi, melalui sambungan telpon dan juga pesan singkat ke nomor Andi Sulolipu yang juga caleg PDIP dengan nomor urut 2 ini dapil 2 Kendari, namun, tidak ada jawaban telpon dan sms kami tidak dibalas.

Ir. Andi Sulolipu, Ketua YKP2N dan juga pimpinan proyek pembangunan rehabilitasi narkoba

Di tempat berbeda kami coba mempertanyakan proyek pembangunan rehabilitasi narkoba tersebut kepada ketua LSM yang berada di daerah Gowa, Syafriadi Djaenaf. Ia mengatakan kalau semua yayasan LSM, Ormas dan yang mempunyai track record 5 tahun bekerja beraktifitas dan memiliki masyarakat binaan sudah bisa mendapatkan bantuan bansos atau bantuan luar negeri.

Jumlah anggaran yang diberikan lumayan besar terkadang bisa mencapai puluhan miliar rupiah dan bantuan ini bisa untuk pembinaan anak jalan atau gepeng biasa meminta minta dijalan. Bantuan terbesar sekarang untuk lembaga atau yayasan bergerak di Penanggulangan Narkoba dan Pemberantasan Korupsi,” ungkapnya.

Setiap bantuan itu memang harus dipantau, apa lagi media sebagai kontrol sosial masyarakat, meskipun LSM itu lembaga kontrol juga, tetapi perlu juga awasi pengelolaan anggarannya apalagi mendapatkan bantuan, silahkan saling kontrol kita supaya bisa saling mengingatkan,”tutur pria biasa disapa “Pak Ketua” ini saat kumbanews menemuinya di warkop J1aman Now Jalan Tumanurung Raya no. B18 Sungguminasa, Gowa, Jumat 16 November 2018.

Lebih lanjut jelasnya, lembaga atau yayasan yang mendapatkan bantuan sudah pasti memiliki legalitas lengkap dan memiliki kapasitas, Kapabilitas dan kompetensi serta eksistensi,”tutupnya.

 

Penulis/Editor: Muh.Yusuf Hafid

Pos terkait