Bantah Ditipu Sugiarto dan Ngaku Dibawah Tekanan, Ini Klarifikasi Ismayanti Yusuf

  • Whatsapp

Sugiarto alias Anto

Kumbanews.com – Sugiarto, pria yang disebut melakukan dugaan penipuan iming-iming jadi tenaga kontrak bagi seorang Ibu Rumah Tangga (IRT), Ismayanti Yusuf memberikan pernyataan sikap. Dia membantah melakukan hal yang dituduhkan kepadanya.

Bacaan Lainnya

Dalam penyataan melalui video yang berdurasi dua menit tersebut
didampingi Ismayanti Yusuf, Sugiarto alias Anto mengaku bahwa tuduhan atas perlakuan penipuan kepada Ismayanti Yusuf tidak benar adanya.

“Saya siap mempertanggungjawabkan apa yang dituduhkan tersebut,” kata Sugiarto,” Rabu (30/11/2022).

Sugiarto juga membantah soal kedekatannya dengan Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto. Dirinya tidak pernah memberikan pernyataan soal hubungan dengan walikota.

“Saya tidak pernah membuat statemen seperti itu. Saya siap mempertanggungjawabkan hal itu,” ujarnya.

Sementara itu Ismayanti Yusuf yang ada didalam video bersama Sugiarto membantah telah membuat pernyataan kepada kumbanews.com soal tudingan dugaan penipuan yang dilakukan Sugiarto terkait iming-iming jadi tenaga kontrak di lingkup Pemkot Makassar dan dirinya juga membantah tidak pernah mengatakan kalau Sugiarto orang dekat wali kota Makassar.

Namun, belakangan video tersebut diklarifikasi oleh Ismayanti Yusuf dan mengaku kalau dirinya membuat pernyataan itu karena dalam tekanan.

” Assalamualaikum warahmatullahi Wabarakatuh terkait video tersebut saya dalam tekanan sampai mengatakan hal ini dan betul saya ditipu oleh saudara Sugiarto alias Anto dan uang saya diambil sebanyak Rp18 juta. Sampai saat ini saya belum masuk sebagai tenaga honorer yang dia janjikan. Demikan klarifikasi dari video pertama,” terang Ismayanti Yusuf didalam video klarifikasi, Rabu (30/11/2022).

Diberitakan sebelumnya, Ismayanti Yusuf mengaku ditipu puluhan juta usai dijanjikan bisa menjadi tenaga honorer di wilayah Pemkot Makassar. Ia diduga ditipu oleh Sugiarto Anto yang mengaku orang dekat walikota Makassar.

“Pak Sugiarto sampaikan ke saya dia bisa meloloskan saya sebagai tenaga kontrak di instansi Pemkot Makassar. Tinggal kita pilih dinas mana yang kita suka, dinas perhubungan atau dinas PU kota asal saya bisa membayar uang,” kata Ismayanti, belum lama ini.

Adapun uang yang harus dibayar sebesar Rp25 juta. Ismayanti mengaku telah membayar sebesar Rp15 juta secara bertahap.

“Saya sudah menyerahkan uang Rp15 juta bertahap. Pertama Rp10 juta pada tanggal  13/09/2022, kedua Rp3 juta dan selanjutnya Rp2 juta pada tanggal 4 Oktober 2022,” ujarnya.

Ismayanti mengaku kembali dimintai uang tambahan, namun tidak diberikan dengan alasan tidak ada kepastian hanya janji belaka.

“Pak Sugiarto meminta lagi tambahan dana sebagai DP pegawai kontrak, namun saya tidak memberikan sebab sudah keluar dana saya Rp15 juta belum ada kepastian dan dia janji nanti Januari 2023 akan keluar SK saya sebagai tenaga kontrak di dinas PU,” ucapnya.

Pos terkait