Kumbanews.com – Pendiri Microsoft Bill Gates mengaku menyesal pernah bertemu dan berhubungan dengan terpidana kejahatan seksual Jeffrey Epstein. Pernyataan itu disampaikan Gates setelah Departemen Kehakiman Amerika Serikat merilis dokumen terbaru yang kembali menyorot relasinya dengan Epstein.
Dokumen yang dibuka ke publik pekan lalu memuat jutaan berkas, termasuk draf surat elektronik yang diklaim ditulis Epstein. Dalam dokumen tersebut, Epstein menuding Gates terlibat perselingkuhan dan aktivitas ilegal.
Gates membantah tuduhan tersebut. Dalam wawancara dengan 9News Australia yang disiarkan pada Rabu, 4 Februari 2026, Gates menyatakan penyesalannya pernah meluangkan waktu bersama Epstein.
“Setiap menit yang saya habiskan bersamanya, saya sesali. Saya minta maaf,” kata Gates. Ia menegaskan e-mail yang dimuat dalam dokumen itu tidak pernah dikirim dan merupakan informasi palsu.
Gates juga mempertanyakan motif Epstein menuliskan klaim tersebut. Menurut dia, tudingan yang diarahkan kepadanya tidak memiliki dasar dan tidak pernah terjadi.
Seorang juru bicara Gates turut mengeluarkan bantahan. Ia menyebut dokumen-dokumen itu hanya menunjukkan frustrasi Epstein karena tidak memiliki hubungan berkelanjutan dengan Gates, serta upayanya mencemarkan nama baik.
Epstein meninggal dunia pada 2019 akibat bunuh diri di dalam penjara. Sementara itu, mantan istri Gates, Melinda French Gates, mengatakan kemunculan kembali dokumen-dokumen tersebut mengingatkannya pada masa sulit dalam pernikahan mereka.
Gates mengakui pernah bertemu Epstein pada 2011 dan beberapa kali makan malam dalam tiga tahun berikutnya. Namun, ia menegaskan tidak pernah mengunjungi pulau pribadi Epstein maupun terlibat hubungan dengan perempuan yang dikaitkan dalam kasus tersebut.





