Kumbanews.com – Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim resmi membuka Program Aksi Pendidikan Kesetaraan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rutan Kelas IIB Masamba, Senin (2/3/2026).
Acara berlangsung di Aula Rutan Masamba dan dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Luwu Utara serta jajaran pejabat rutan.
Program ini memberi akses pendidikan nonformal bagi warga binaan. Melalui program tersebut, WBP bisa mengikuti paket pendidikan setara SD, SMP, hingga SMA. Dengan begitu, mereka memiliki ijazah resmi yang diakui negara.
Kepala Rutan Masamba menjelaskan bahwa pendidikan menjadi bagian penting dalam proses pembinaan. Ia menilai pembinaan tidak cukup hanya dengan kedisiplinan, tetapi juga harus membangun karakter dan rasa percaya diri.
Selain itu, program ini membantu warga binaan menyiapkan masa depan setelah bebas. Mereka dapat kembali ke masyarakat dengan bekal pendidikan yang lebih baik.
Sementara itu, Bupati Andi Abdullah Rahim mengapresiasi inisiatif Rutan Masamba. Ia menegaskan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan.
“Jeruji besi boleh membatasi ruang gerak. Namun, semangat belajar tidak boleh terhenti. Pendidikan adalah jalan untuk memperbaiki masa depan,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Rutan dan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan menandatangani Nota Kesepahaman sebagai dasar pelaksanaan program. Penandatanganan itu menandai komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Sebagai simbol dimulainya kegiatan, bupati menyerahkan kartu tanda peserta kepada perwakilan warga binaan. Setelah itu, seluruh tamu undangan mengikuti sesi foto bersama.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Utara dan Rutan Masamba ingin menghadirkan pembinaan yang lebih humanis, terarah, dan berkelanjutan.
Editor: M. Yusuf





