Catatan Pelaksanaan MBG Jadi Pertimbangan Pergantian Kepala BGN

Dadan Hindayana resmi dicopot dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional setelah evaluasi pemerintah terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis selama sekitar 1,5 tahun. Posisinya kini digantikan Nanik Sudaryati Deyang. (Istimewa)

Kumbanews.com – Presiden Prabowo Subianto melakukan pergantian pimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN) dengan mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN. Posisi tersebut kini dipercayakan kepada Nanik Sudaryati Deyang setelah pemerintah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan, keputusan tersebut diambil setelah Presiden melakukan pemantauan dan penilaian terhadap kinerja BGN selama kurang lebih satu setengah tahun terakhir.

Bacaan Lainnya

Menurut Prasetyo, hasil evaluasi menemukan sejumlah catatan penting yang perlu segera dibenahi agar program strategis nasional tersebut berjalan lebih optimal.

“Selama satu setengah tahun proses monitoring dan evaluasi berlangsung, terdapat sejumlah catatan yang menjadi bahan pertimbangan Presiden untuk melakukan pergantian pimpinan. Harapannya, berbagai catatan tersebut dapat segera diperbaiki,” ujar Prasetyo dalam konferensi pers di Kantor Presiden, Selasa (2/6/2026).

Ia menyebutkan, beberapa aspek yang menjadi perhatian pemerintah antara lain kedisiplinan dalam menjalankan standar operasional prosedur (SOP), tata kelola organisasi, hingga konsistensi dalam menjaga kualitas makanan yang disalurkan kepada penerima manfaat program MBG.

Pemerintah menilai pembenahan di tingkat manajemen menjadi langkah penting untuk memastikan program pemenuhan gizi nasional dapat berjalan sesuai target dan standar yang telah ditetapkan.

Jejak Karier Dadan Hindayana

Dadan Hindayana lahir di Garut, Jawa Barat, pada 10 Juli 1967. Ia menempuh pendidikan sarjana di Institut Pertanian Bogor (IPB) dan lulus pada 1990. Setelah itu, ia melanjutkan studi magister di University of Bonn, Jerman, sebelum meraih gelar doktor dari Leibniz University Hannover pada tahun 2000.

Karier akademiknya banyak berkembang di lingkungan IPB. Sejak 1992, Dadan aktif mengajar di Departemen Proteksi Tanaman Fakultas Pertanian serta terlibat dalam berbagai penelitian di bidang hama pertanian dan ekologi serangga.

Selain menjadi akademisi, ia juga pernah menduduki sejumlah posisi strategis di kampus tersebut, termasuk Direktur Pengembangan Institusi dan Usaha IPB serta Direktur ad interim Kerja Sama IPB.

Pada 19 Agustus 2024, Presiden Joko Widodo melantik Dadan sebagai Kepala Badan Gizi Nasional, lembaga yang dibentuk untuk memperkuat kebijakan pemenuhan gizi masyarakat Indonesia.

Selama menjabat, Dadan bertanggung jawab mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang menyasar pelajar, ibu hamil, ibu menyusui, serta kelompok masyarakat rentan lainnya. Hingga pergantian kepemimpinan pada Juni 2026, ia telah memimpin BGN selama sekitar satu tahun sembilan bulan.

 

Pos terkait