Serunya Field Trip di PIP Makassar, Siswa Sekolah Lentera Kasih Belajar Kendalikan Kapal Lewat Simulator

Siswa-siswi Sekolah Lentera Kasih mengikuti kegiatan field trip dan mencoba berbagai simulator pelayaran di PIP Makassar, Rabu lalu (6/5/2026). (Screenshot Instagram PIP Makassar)

Kumbanews.com – Suasana antusias dan penuh rasa ingin tahu terlihat saat siswa-siswi Sekolah Lentera Kasih mengikuti kegiatan field trip di kampus Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar pada Rabu lalu, 6 Mei 2026.

Kunjungan edukatif tersebut memberikan pengalaman baru bagi para siswa untuk mengenal lebih dekat dunia kemaritiman serta teknologi modern yang digunakan dalam industri pelayaran.

Bacaan Lainnya

Dalam kegiatan itu, para peserta diajak berkeliling sekaligus mencoba langsung sejumlah fasilitas simulator milik PIP Makassar. Mulai dari Full Mission Bridge Simulator, Port Shipping Simulator, hingga Gas Turbine Simulator menjadi pengalaman menarik yang paling mencuri perhatian siswa.

Tak hanya melihat fasilitas, para siswa juga mengikuti kegiatan observasi lingkungan guna memahami pentingnya keselamatan dan pengelolaan lingkungan dalam dunia pelayaran.

Kegiatan belajar di luar kelas tersebut pun berlangsung interaktif dan menyenangkan. Para siswa mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru karena bisa melihat dan merasakan langsung simulasi dunia pelayaran.

Salah satu siswi, Kaylin, mengaku senang bisa belajar mengenai mesin kapal dan sistem kendali kapal melalui simulator yang tersedia di kampus pelayaran tersebut.

“Saya belajar hal baru tentang mesin kapal dan cara mengendalikan kapal. Bagian simulasi menjadi pengalaman yang paling seru bagi saya,” ujar Kaylin.

Hal serupa disampaikan Evan yang mengaku tertarik melihat mesin turbin dan berbagai teknologi yang digunakan di lingkungan praktik pelayaran.

“Saya melihat langsung mesin dan turbin. Itu membuat saya semakin tertarik untuk belajar lebih banyak tentang dunia pelayaran,” kata Evan.

Melalui kegiatan field trip ini, para siswa tidak hanya memperoleh wawasan baru tentang dunia maritim, tetapi juga mendapatkan pengalaman belajar yang lebih dekat dengan praktik nyata di lapangan.

Pos terkait