Kumbanews.com – Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kali ini terasa berbeda bagi Bupati Maros Chaidir Syam dan Wakil Bupati Maros Muetazim Mansyur. Keduanya merayakan momen Lebaran di tempat berbeda, namun tetap menjaga silaturahmi dengan masyarakat.
Bupati Chaidir Syam menunaikan salat Idulfitri di Tanah Suci, memanfaatkan 10 hari terakhir Ramadan untuk beribadah dan iktikaf. “Doakan semoga kami bisa melaksanakan ibadah dengan maksimal,” ujarnya, Rabu (11/3/2026).
Sementara itu, Wakil Bupati Muetazim Mansyur memimpin salat Id bersama warga di Lapangan Pallantikang. Usai salat, ia langsung membuka rumah jabatan untuk menerima masyarakat dalam open house Lebaran.
Open House, Wadah Silaturahmi dan Kebersamaan
Muetazim menyiapkan hidangan khas Idulfitri, mulai dari ketupat, buras, hingga opor ayam. Momen ini bukan sekadar tradisi, tetapi juga kesempatan bagi warga untuk berkumpul dan mempererat kebersamaan.
“Yang penting kita manfaatkan momen Lebaran untuk saling bersilaturahmi dan mempererat kebersamaan,” ujarnya sambil tersenyum.
Tetap Melayani Masyarakat
Selama Bupati Chaidir menjalankan ibadah umrah, Wabup Muetazim juga menjalankan sejumlah tugas pemerintahan. Koordinasi tetap dilakukan dengan bupati, dan pelayanan kepada masyarakat dipastikan berjalan normal.
Dengan cara ini, meski perayaan Idulfitri berlangsung di lokasi berbeda, semangat kebersamaan dan pelayanan tetap terjaga di Kabupaten Maros.





