IHSG Naik 1,57 Persen di Sesi I, Airlangga: Didukung Inflow Modal Asing

Ilustrasi grafik Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (3/2/2026). Setelah mengalami tekanan pada awal sesi, indeks utama pasar modal Indonesia berbalik menguat dan ditutup di posisi 8.047,22 atau naik 1,57 persen pada sesi pertama. Kenaikan tersebut didukung oleh kembalinya aliran modal asing serta performa positif mayoritas sektor saham, dengan sektor teknologi menjadi unggulan setelah melonjak hingga 5,37 persen. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah pada saat itu berada di kisaran 16.763.

Sektor teknologi menjadi unggulan dengan kenaikan 5,37 persen; dolar AS terhadap rupiah berada di kisaran 16.763

Kumbanews.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi pertama perdagangan Selasa (3/2/2026) berbalik menguat setelah awalnya tertekan. IHSG ditutup di posisi 8.047,22 atau naik 1,57 persen dibandingkan level pembukaan di 7.922,73.

Bacaan Lainnya

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, kenaikan IHSG didukung oleh kembalinya aliran modal asing ke pasar saham dalam negeri.

“Kalau kemarin kita lihat lebih dari Rp 600 miliar itu net inflow asing. Jadi dua minggu terakhir net outflow tapi kemarin net inflow dan pagi ini masuk jalur hijau,” ujarnya setelah menghadiri acara Indonesia Economic Summit.

Airlangga juga meminta para investor tetap tenang sembari menanti proses pemilihan jajaran Direksi Bursa Efek Indonesia (BEI) dan pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). “Ya kita tunggu aja, itu kan normalisasi. Normalisasi daripada portofolio,” katanya.

Mengenai pembentukan panitia seleksi untuk memilih pimpinan definitif OJK, dia menjelaskan bahwa tahapan tersebut sedang dijalankan oleh Menteri Keuangan sesuai aturan yang berlaku. “Berproses karena tentu berdasarkan undang-undang Menteri Keuangan sedang membentuk Pansel,” ucapnya.

Dikutip dari data RTI, Indeks saham LQ45 juga bertambah 1,44 persen ke posisi 817,85. Pada sesi pertama perdagangan, IHSG berada di level tertinggi 8.059,25 dan level terendah 7.712,34. Sebanyak 592 saham menguat, 158 saham melemah, dan 67 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan mencapai 1.981.854 kali dengan volume perdagangan 38,4 miliar saham. Nilai transaksi harian saham mencapai Rp 17,7 triliun.

Mayoritas sektor saham menghijau kecuali sektor infrastruktur yang turun 0,37 persen. Sektor teknologi menjadi yang paling menguat dengan kenaikan 5,37 persen, diikuti sektor basic yang naik 4,91 persen dan industri yang menguat 3,27 persen.

Sebelumnya, IHSG dibuka anjlok pada awal perdagangan ke posisi 7.888,77, turun dari penutupan sebelumnya di angka 7.922,73. Pada pukul 09.18 WIB, IHSG masih merosot 0,76 persen atau 60 poin ke posisi 7.853,17 sebelum akhirnya berbalik menguat.

Pos terkait