Kumbanews.com – Gelombang serangan terhadap Teddy Indra Wijaya dinilai sudah keluar dari koridor kritik sehat. Narasi yang berkembang belakangan disebut tidak lagi berbasis fakta, melainkan mengarah pada pembentukan opini negatif yang menyesatkan.
Ketua Umum Pasbata, David Febrian, menilai tudingan yang beredar tidak masuk akal dan cenderung dipaksakan.
“Tuduhan ini sudah tidak logis. Ini menunjukkan kebuntuan pihak tertentu yang kemudian memproduksi isu negatif secara paksa,” ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Selasa (5/5/2026).
Kritik Dianggap Bergeser Jadi Serangan Personal
Menurut David, pola serangan yang muncul tidak lagi mencerminkan kritik konstruktif. Ia menyebut ada upaya sistematis membangun persepsi buruk terhadap pemerintah melalui framing yang tidak bertanggung jawab.
“Ini bukan kritik, tapi upaya membentuk opini publik dengan narasi yang tidak berdasar,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa dinamika politik seharusnya tetap berada dalam jalur rasional dan berbasis data, bukan spekulasi atau serangan personal.
Publik Diminta Tidak Terjebak Narasi Liar
Lebih jauh, David mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang belum terverifikasi kebenarannya.
“Kita tidak perlu terpancing. Justru publik harus cerdas memilah informasi agar tidak ikut terseret dalam narasi yang menyesatkan,” pungkasnya.
Ia menegaskan, ruang demokrasi tetap terbuka untuk kritik, namun harus disampaikan secara objektif dan bertanggung jawab, bukan dengan tuduhan tanpa dasar.





