Kapolsek Tamalanrea Pimpin Penanganan Mayat Pria 22 Tahun di Sungai Tallo

Kapolsek Tamalanrea, Kompol Muhammad Yusuf, memimpin olah TKP di Sungai Tallo, Makassar, setelah warga menemukan mayat pria 22 tahun, Selasa (3/2/2026). (Dok. Polsek Tamalanrea)

Kumbanews.com – Warga Kelurahan Parangloe, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, digemparkan dengan penemuan mayat pria 22 tahun yang mengapung di Sungai Tallo, Selasa (3/2/2026) pukul 08.38 WITA.

Kapolsek Tamalanrea, Kompol Muhammad Yusuf, S.Sos., M.M., memimpin langsung penanganan di lokasi, didampingi Wakapolsek AKP Abd. Aziz, S.H., serta petugas piket fungsi Polsek Tamalanrea.

“Seluruh proses penanganan di lokasi telah berjalan sesuai prosedur. Kami memastikan pengolahan TKP dilakukan dengan hati-hati agar penyelidikan lebih lanjut dapat berjalan lancar,” kata Kompol Muhammad Yusuf.

Kejadian bermula saat Bhabinkamtibmas Kelurahan Parangloe, AIPTU Muh. Yusuf, menerima laporan warga tentang mayat yang terapung di sungai. Laporan diteruskan ke Ka SPKT AIPTU Muh. Halil dan tim Polsek Tamalanrea untuk pengecekan di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Korban diidentifikasi sebagai Ermario Ayatolla, 22 tahun, seorang pelajar yang berdomisili di Jalan P. Kemerdekaan 8 Lorong 1, Kelurahan Tamalanrea Jaya. Identitas korban dipastikan setelah orang tua, Annis binti Haji Salim, tiba di TKP sekitar pukul 09.50 WITA. Keluarga korban sedang berduka dan tidak memberikan keterangan lebih lanjut.

Saksi di lokasi antara lain Mansur (58), Ketua RT, dan Arafa (57), Ketua RW 06 Kaserokang. Keduanya memastikan mayat ditemukan oleh warga yang sedang beraktivitas di sekitar sungai dan segera dilaporkan ke pihak berwenang.

Kronologi Singkat:

08.38 WITA: Warga menemukan mayat di Sungai Tallo, Kelurahan Parangloe.

08.40 WITA: Bhabinkamtibmas menerima laporan dan melaporkan ke Ka SPKT beserta tim Polsek.

09.50 WITA: Orang tua korban tiba di lokasi.

10.40 WITA: Unit Inafis Polrestabes Makassar melakukan olah TKP.

11.44 WITA: Jenazah dievakuasi melalui bawah jembatan tol dan dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sulsel oleh tim Dokpol Biddokkes untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolres Makassar melalui jajaran Polsek Tamalanrea menegaskan, penyelidikan kasus ini akan dilakukan menyeluruh sambil menunggu hasil pemeriksaan medis dari RS Bhayangkara untuk mengetahui penyebab kematian korban.

 

Editor: M. Yusuf

Pos terkait