Kumbanews.com – Mungkin bagi sebagian orang, sosok polisi adalah sosok yang paling ditakuti. Entah karena tugas mereka yang memang selalu berhadapan dengan pelanggar aturan sehingga menimbulkan guratan tegas di wajahnya, entah juga karena mereka sering terlihat di jalan membawa buku ‘merah’ menakutkan.
Namun, polisi juga manusia biasa yang tentunya memerlukan humor dan cinta dalam hidupnya. Tidak terkecuali “Kombes Pol. Made Sutersen, SH, MH, pria lulusan Akpol ini dikenal sebagai sosok pria yang senang tersenyum dan suka menolong, apa lagi bila orang itu dalam kesulitan tak segan mantan Kapolres Enrekang tahun 2011 mengulurkan tangannya dan memberikan bantuan kepada orang tersebut.
Saat masih menjabat sebagai Kapolres Enrekang, “Kombes Pol. Made Sutersen, SH, MH, sangat dekat dengan media lokal mau pun nasional, karena sosok beliau yang sangat ramah, muda senyum, rendah hati, suka menolong dan muda bergaul kepada siapa pun.
Tapi dibalik sikapnya yang ramah, Made pria kelahiran Bali memiliki sikap yang tegas terhadap pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat Kabupaten Enrekang. Dia tidak ingin mendengar bila di wilayah yang ia pimpin terjadi gangguan gangguan Kamtibmas.
“Dan terkadang beliau yang langsung terjun kelapangan untuk memberikan arahan, masukan atau melakukan musyawarah kepada warga masyarakat Kabupaten Enrekang, bila tidak ada solusinya dan ada perbuatan yang melawan hukum, tidak segan segan tindakan tegas diberikan.”ucap yusuf mengenang masa itu, Kamis malam 4 April 2019.
Lanjut Yusuf, pada tahun 2012, bulan Februari Tanggal 9, dimana Akbp Made Sutersen dimutasi menjadi Wardirlantas Polda Bengkulu, kami insan media kehilangan sosok Kapolres Enrekang yang ramah, rendah hati, suka menolong dan muda senyum itu. Sebab beliau dipindah kan ketempat tugas yang baru, suasana pun berubah tidak seperti yang dulu lagi dan kami cuma bisa berdoa semoga ditempat tugas yang sekarang beliau diberikan kesehatan dan umur yang panjang, selalu dalam rahmat dan lindungan Allah Swt.”Tutur Yusuf.
Seiring berjalannya waktu terdengar kabar dari teman media yang berada di Bengkulu bahwa mantan Kapolres Enrekang yang menjabat Wadirlantas Polda Bengkulu, menjabat sebagai Karo Sarpras Polda Bengkulu dan berpangkat Kombes tiga bunga melati.
Tidak sampai beberapa lama kemudian terdengar lagi kabar, Kombes Made Sutersen, SH, MH dimutasi lagi ke Polda Sulawesi Tenggara dengan jabatan sama Karo Sarpras Polda Kendari.
Mendengar kabar tersebut, saya pun mencoba menghubungi dan mencari nomor beliau, Made Sutersen, untuk kartu nama beliau masih ada tersimpan di dalam tas, saya yang sudah rusak itu mencoba aktif tapi tidak di angkat,lalu saya coba chat dengan pesan whatsapp masih tidak dibalas juga. Tak beberapa lama akhirnya dibalas dan berkata,Made Sutersen.
“Alhamdulillah baik baik, kapan ada waktu main ke kendari dalam hati saya sosok orang yang baik itu, ternyata tidak berubah dan benar kenyataan ada orang seperti beliau.” Ucap Yusuf.
Sebelumnya ada kejadian yang tidak mengenakkan kejadian itu terjadi pada hari Rabu tepatnya tanggal (3/04/2019), dimana kerabat media biro Kendari atas nama Azis Hafid, mendapat perlakuan yang tidak enak oleh oknum Lantas Polres Kendari, dan tidak memberikan kebijaksaan dengan alasan apa pun sedang biro kami sudah meminta minta maaf dan memohon. Namun tetap melakukan penilangan kepada biro kami di Kendari, oleh oknum Lantas Kendari.
“Saya pun selaku pemimpin redaksi Kumbanews.com, menyarankan untuk menemui Kombes Made Sutersen di Polda Kendari untuk meminta tolong bila sampai di Polda Kendari
Biro kami bertemu sosok manusia yang harus saya katakan dalam tulisan ini orang yang sangat baik dan dia pun dengan senang hati membantu biro kami. Dan menyarankan untuk pergi Kapolres Kendari mengambil sim nya, juga memberikan pesan pesan mendidik kebiro kami.” Ungkap azis. (*)
Editor: Muh Yusuf Hafid