Korban Tsunami Banten Andi Drumer Band Seventeen Jenazahnya Dibawa ke RS Sudrajat Serang

  • Whatsapp

Kumbanews.com – Salah satu korban tsunami Banten, drummer band Seventeen, Windu Andi Darmawan, jenazahnya berhasil ditemukan setelah tsunami menerjang wilayah Selat Sunda, Sabtu (22/12) malam lalu.

Perwakilan manajemen Seventeen, Yulia Dian dalam pesan singkatnya, Senin (24/12) mengungkapkan, jenazah mendiang Windu Andi Darmawan yang akrab dipanggil Andi, sudah dibawa ke Rumah Sakit Sudrajat Serang, Banten.

Bacaan Lainnya

1. Jenazah Andi dibawa ke RS Sudrajat Serang

Yulia memastikan bahwa jenazah Andi memang benar telah ditemukan dan sudah dibawa ke RS Sudrajat.

“Jenazah Andi Seventeen sudah konfirm benar, sekarang jenazah almarhum sudah dibawa ke RS Sudrajat Serang,” ujar Yulia, seperti dilansir Antara.

2. Ucapan duka cita mendalam vokalis Seventeen untuk Andi

Sebelumnya, vokalis Seventeen, Riefian Fajarsyah atau ifan melalui akun Instagram-nya mengunggah video dan menuliskan ucapan duka cita untuk kepergian Andi.

“Selamat jalan drummerku tercinta @andi_seventeen ternyata Allah lebih sayang kowe dibanding harus nemenin aku disiniHusnul khotimah sob, yang tenang ya, ga akan putus doaku buat kowe, ko eman n bani,” tulis Ifan hari ini.

3. Ifan masih di Tanjung Lesung mencari istrinya

Ifan sendiri hingga kini masih berada di kawasan Tanjung Lesung, mencari keberadaan sang istri, Dylan Sahara, yang hilang disapu tsunami.

Saat tsunami melanda perairan Selat Sunda Sabtu malam lalu, band Seventeen tengah menjadi pengisi acara gathering perusahaan PLN di kawasan Tanjung Lesung, Banten.

Sebelum Ifan menyelesaikan lagunya, tiba-tiba saja tsunami menerjang dari belakang panggung dan menghanyutkan segala hal yang ada di lokasi. Ifan mengaku sempat berada di laut selama 2 jam.

4. Semua personel Band Seventeen meninggal karena tsunami, kecuali Ifan

Bencana tsunami yang terjadi di Banten dan sejumlah wilayah di Selat Sunda ini menewaskan sejumlah personel dan kru band Seventeen.

Tercatat yang meninggal yakni basis M Awal Purbani atau akrab disapa Bani, gitaris Herman Sikumbang, Road Manager Seventeen Oki Wijaya dan kru Rukmana Rustam atau akrab disapa Ujang.

Pos terkait