Kumbanews.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Maros menerima lima mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Hasanuddin (Unhas) yang akan menjalani program magang, Rabu (28/1). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara lembaga pemasyarakatan dan dunia akademik.
Program magang tersebut dijadwalkan berlangsung selama 30 hari. Selama periode itu, para mahasiswa akan mendapatkan pengalaman praktik langsung mengenai penerapan ilmu psikologi di lingkungan pemasyarakatan, khususnya dalam mendukung pembinaan dan pendampingan warga binaan.
Kepala Lapas Kelas IIB Maros, Ali Imran, menyambut baik kehadiran mahasiswa magang dari Unhas. Menurut dia, kolaborasi ini tidak hanya memberi ruang belajar bagi mahasiswa, tetapi juga berdampak positif bagi pelaksanaan tugas pemasyarakatan.
“Kami membuka diri terhadap kerja sama dengan institusi pendidikan. Kehadiran mahasiswa magang diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata, terutama dalam mendukung proses pembinaan warga binaan dari sisi psikologis,” ujar Ali Imran.
Ia menambahkan, keberadaan mahasiswa magang juga diharapkan mampu menghadirkan sudut pandang akademis yang konstruktif dalam penguatan layanan pemasyarakatan. Karena itu, para mahasiswa diminta menjaga etika, disiplin, serta mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja di dalam lapas.
Melalui program magang ini, Lapas Kelas IIB Maros menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan perguruan tinggi, guna mendorong pembinaan warga binaan yang lebih humanis, edukatif, dan berkelanjutan.





