Lapas Parepare dan Dinas Pendidikan Sosialisasi Paket A B dan C Bagi Warga Binaan

Kumbanews.com – Kepala Lapas IIA Parepare Totok Budiyanto, menggelar kegiatan pengarahan dan sosialisasi program pendidikan kesetaraan paket A B Dan C bagi warga binaan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Parepare, Rabu (03/04/2023).

Kegiatan pendidikan kesetaraan paket A B Dan C akan dibuka kembali bulan Juli 2023 dengan jumlah peserta didik 20 orang warga binaan Lapas IIA Parepare.

Bacaan Lainnya

Didampingi Simung, S.Ag, M.Si selaku Kepala Seksi Bimnadik, Ahmad Sutoyo, Amd.IP, SH Kadubsi Bimkemas dan perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Parepare, Kepala Lapas IIA Parepare mengharapkan warga binaan yang tidak tamat SD, SMP dan SMA dapat melanjutkan program pendidikan kesetaraan ini.

“Paket A adalah pendidikan kesetaraan untuk peserta didik setara SD/MI. Paket B adalah pendidikan kesetaraan untuk peserta didik setara SMP/MTs. Paket C adalah pendidikan kesetaraan untuk peserta didik setara SMA/MA, terang Totok Budiyanto.

Kejar Paket A, B, dan C merupakan solusi bagi warga binaan Lapas IIA Parepare yang putus sekolah namun ingin memiliki pengetahuan, kemampuan dan ijazah setara dengan SD, SMP, dan SMA.

“Nantinya warga binaan sebagai siswa didik akan mendapatkan pelajaran setara sesuai dengan tingkatannya. Kegiatan pembelajaran kejar paket dilaksanakan secara fleksibel dibandingkan dengan sekolah formal artinya pembelajaran dilaksanakan tidak penuh dalam 1 Minggu melainkan hanya dilaksanakan 3 kali dalam seminggu. Pembelajaran dimulai pukul 09.00 Wita sampai dengan 12.00 Wita, ” ucap Totok Budiyanto.

Sementara itu Hj. Marni, S.Pd selaku penanggung jawab kegiatan pendidikan kesetaraan paket A B dan C berharap agar warga binaan selaku siswa didik untuk mengikuti pelajaran dengan disiplin, bersungguh-sungguh dan menghargai serta menghormati gurunya.

Untuk mensukseskan program ini Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Parepare telah menetapkan 6 orang guru sebagai tenaga pengajar pendidikan kesetaraan paket A B Dan C di Lapas IIA Parepare sebagai berikut :
1. Hj. Marmi. S.Pd . mata pelajaran PPKN, sosiologi, bhs. Indonesia, IPS.
2. Ida Wahyuni, S.Pd. Mata pelajaran matematika, ekonomi, bhs. Indonesia.
3. Jawisa, S.Pd. Mata pelajaran matematika, IPA, sejarah.
4. Rismayani, S.Pd. Mata pelajaran pendidikan agama Islam, sejarah.
5. Sukmawati, S.Pd. Mata pelajaran bhs. Inggris, TIK.
6. Rajaif Umar, S.Pd. Mata pelajaran PJOK dan SBDK.

Setelah warga binaan menyelesaikan pendidikan kesetaraan mendapatkan ijazah. Ijazah sebagai tanda kelulusan, yang kemudian dapat dipakai untuk mendaftar ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, baik ke sekolah menengah ataupun ke perguruan tinggi, atau bagi yang hendak langsung bekerja, Ijazah juga dapat dipergunakan sebagai kelengkapan persyaratan lamaran kerja.

“Hal ini sesuai dengan harapan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan bahwa program pembinaan dan bimbingan kepada warga binaan yang telah dilaksanakan oleh Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Parepare bisa bermanfaat setelah bebas nantinya. Ditambahkan dengan program pelatihan kemandirian bersertifikasi,” pungkas Hj. Marni.

Pos terkait