Kumbanews.com – Suasana Kampus PIP Makassar pada Jumat pagi (05/12) tampak lebih hidup dari biasanya. Calon taruna angkatan XLVI bergerak serempak di seluruh area kampus, melaksanakan kegiatan Membangun Jiwa Bahari melalui aksi bakti sosial yang mereka jalankan sendiri.
Kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin. Bagi para calon taruna, inilah proses pembentukan karakter yang nyata. Lewat aksi sederhana membersihkan lingkungan kampus, mereka belajar arti kebersamaan, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepedulian, nilai dasar yang wajib dimiliki insan maritim.
Dengan perlengkapan ala kadarnya, para calon taruna menyapu halaman, mengumpulkan sampah, merapikan taman, hingga membersihkan saluran air. Mereka bekerja tanpa komando keras, bergerak berdasarkan kesadaran kolektif bahwa menjaga lingkungan adalah bagian dari budaya bahari.
“Kalau kita tidak bisa merawat lingkungan kampus, bagaimana nanti menjaga lingkungan maritim yang lebih luas?” ujar salah satu calon taruna sambil terus melanjutkan tugasnya. Kalimat sederhana itu menggambarkan pemahaman baru yang tumbuh dari kegiatan hari itu.
PIP Makassar selama ini menanamkan bahwa dunia kemaritiman tidak hanya menuntut keahlian teknis, tetapi juga karakter kuat dan jiwa sosial. Melalui kegiatan bakti sosial ini, para calon taruna dibiasakan untuk peduli pada lingkungan terdekat terlebih dahulu, sebelum nantinya mengemban tugas lebih besar di dunia maritim.
Meski hanya dilakukan di area kampus, langkah kecil ini menjadi pondasi penting bagi angkatan XLVI. Dari halaman kampus inilah mereka mulai membangun jiwa bahari yang berakar pada kepedulian, kebersamaan, dan tanggung jawab.
Editor: M. Yusuf





