Menko Muhadjir: Pemerintah Siap Layani 200 Juta Pemudik

  • Whatsapp

Kumbanews.com – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy memprediksi jumlah pemudik Lebaran 2024 mencapai 200 juta orang, persisnya 193,6 juta, jauh lebih besar dari 2023 yakni 123,8 juta.

“Pemerintah tengah mematangkan persiapan menghadapi Lebaran dan mudik, meliputi penyiapan rumah ibadah, ketersediaan pangan dan stabilitas harga pangan, khususnya bahan pokok, serta kesiapan infrastruktur moda transportasi,” jelas Menko PMK, lewat keterangan tertulis, di Jakarta, Selasa (19/3).

Bacaan Lainnya

Puncak mudik Lebaran diperkirakan 5 sampai 7 April 2024, dan arus balik 14 hingga 15 April 2024.

Tahun ini Kementerian PUPR menyiapkan dan menambah 6 ruas tol baru, yakni Cimanggis-Cibitung, Jakarta-Cikampek II Selatan, Solo-Yogyakarta-NYIA Kulonprogo, Bangkinang-Koto Kampar, Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat, dan Tol Indrapura-Kisaran.

Pemerintah juga mempertimbangkan penambahan rest area di setiap ruas jalan tol, penambahan rest area darurat di kawasan pemukiman warga, serta diskon tarif jalan tol H-2, H-1, H+1 dan H+2 untuk mengurangi penumpukan kendaraan pada puncak mudik dan balik.

Untuk penyeberangan laut, ASDP menyiapkan 3 pelabuhan di ruas Jawa-Sumatera yakni Bandar Bakau Jaya di Bojonegoro, Kabupaten Serang untuk mengangkut kendaraan golongan VIII dan IX; Pelabuhan Ciwandan di Kota Cilegon untuk pemudik yang menggunakan sepeda motor; dan Pelabuhan Merak untuk roda empat, bus dan kendaraan pengangkut Sembako.

“Semua diharapkan bisa dilalui secara fungsional. Hanya mohon diwaspadai adanya kerawanan seperti cuaca ekstrem yang masih berlanjut,” kata Muhadjir.

Disamping itu juga disiapkan pelabuhan Indah Kiat di Cilegon, untuk antisipasi bila terjadi penumpukan masyarakat di suatu pelabuhan. Pelabuhan Jangkar Situbondo akan dioperasikan untuk angkutan barang menuju ke Lombok (tanpa melalui Banyuwangi), sementara Dermaga Bulusan difungsikan untuk menampung kendaraan angkutan barang menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali.

Selain aspek infrastruktur moda transportasi, sarana prasarana pelabuhan dan jalan, pemerintah juga menyediakan sarana prasarana kesehatan di rest area jalan tol.

“Untuk Posko kesehatan kerjasama dengan Puskesmas dan RS, sudah disiapkan 112 Posko kesehatan di wilayah Tol Jawa, dan 24 Posko untuk wilayah Tol Sumatera.”

Untuk menghindari penumpukan pemudik pada waktu tertentu dan meminimalisir kecelakaan di jalan, pemerintah menyediakan program mudik gratis yang dilaksanakan Kemenhub, Kementerian BUMN, dan kementerian teknis lain untuk penumpang dan sepeda motor dengan angkutan melalui moda transportasi bus, kereta api, dan kapal laut.

Menko PMK juga mendorong agar pihak swasta dapat menyelenggarakan mudik bersama gratis bagi masyarakat agar mengurangi penggunaan kendaraan pribadi.

“Saya mengimbau agar perusahaan swasta, kemudian organisasi kemasyarakatan, dan filantropi juga bisa memberikan pelayanan mudik gratis,” jelasnya.

Rakor secara hybrid juga dihadiri Menhub Budi Karya Sumadi, Menkes Budi Gunadi Sadikin, Menaker Ida Fauziah, Menkominfo Budie Arie Setiadi, Dirut ASDP Ira Puspadewi, Kepala BPJT Miftachul Munir, Wamenag Saiful Rahmat Dasuki, Walikota Cilegon Helldy Agustian, dan pihak terkait lain.

 

Sumber: RMOL

Pos terkait