Pemerintah Kota Makassar Diduga Tidak Serius Tangani Gudang dalam Kota

  • Whatsapp

Kumbanews.com -Pemerintah Kota Makassar dalam hal ini Disperindag dinilai tidak serius menangani gudang dalam kota.

Meski sudah disokong Perwali 93/2005 tentang Pergudangan Dalam Kota sudah dimana sudah diterbitkan di era Wali Kota Makassar Ilham Arif Sirajuddin. Kawasan pergudangan telah diatur dan hanya dibolehkan di dua kecamatan, yakni Kecamatan Biringkanayya dan Tamalanrea.

Bacaan Lainnya

Namun faktanya, hingga saat ini masih ditemukan aktivitas pergudangan di luar kedua wilayah tersebut. Salah satunya di jalan Timbuseng, tepatnya dijalur samping telaga Barombong, kelurahan Barombong, kecamatan Tamalate, kota Makassar.

Terkait ketidak seriusan Disperindag menangani polemik gudang dalam kota, Arlin Ariesta selaku Kadis Disperindag kota Makassar mengaku sudah perintahkan anggotanya untuk terus memantau aktivitas gudang dalam kota yang berada di jalan Timbuseng, Barombong.

” Sudah ada hasil pemantauan teknis dari anggota kami di lapangan dan akan dilaporkan ke Satgas Terpadu Perizinan PTSP. Untuk lebih jelasnya silahkan hubungi Kabid Disperindag untuk mengetahui secara rinci,” ucap Arlin Ariesta melalui sambungan whatsapp kepada kumbanews, Minggu ( 06/08/2023).

“Soal,NIB dan KBLI nya sudah kami laporkan sesuai teknis dinas perdagangan ke Satgas Terpadu Perizinan PTSP kota Makassar. Nanti yang kita harapkan ,kalau memang analisa dari dinas PTSP satgas pengawasan terpadu namanya.Ada bidang pengawasan perizinan masalah NIB dan KBLI nya sejak sistem OSS kita punya kewenangan terbatas tidak masing masing dinas lagi. Nanti mereka yang mengundang dan melihat pelanggarannya ini dimana,”sambung Arlin Ariesta.

Arlin juga mengaku saat melakukan sidak anggotanya sempat bersitegang dengan pemilik gudang.

” Sempat bersitegang dengan pemilik gudang. Bukan karena kita takut, cuma kami juga punya kewenangan terbatas dan kami bukan penyidik, kecuali Satpol PP bisa memanggil dan memasuki lokasi serta memberikan sanksi dan sebagainya,”kata Arlin Ariesta kadis Disperindag kota Makassar.

” Untuk masalah bangunan konfirmasi sama Dinas Tata Ruang kota Makassar,”ulasnya.

Sementara itu informasi yang dihimpun kumbanews dari warga yang berada disekitar lokasi gudang mengaku bahwa pemilik gudang merupakan warga Tionghoa.

” Itu milik orang Tionghoa, sudah lama mi itu gudang. Kemarin waktu ramai-ramai beritanya. Ada beberapa Instansi turun ke lapangan memantau bangunan yang di duga bangunan liar dan di manfaatkan sebagai gudang tempat menyimpanan itu, beberapa orang petugas mengaku dari Disperindag kota Makassar, mengambil gambar , kalau tidak salah sekitar bulan Juni 2023, mereka lakukan sidak di lokasi itu,”kata sumber kepada kumbanews, Minggu (6/8/2023).

Lanjut sumber, ada beberapa warga berjaga-jaga di sekitar gudang untuk memantau kalau ada instansi yang melakukan sidak.

” Dia sewa orang untuk jaga-jaga , orang sekitar sini ji juga dia suruh jaga keamanan di lokasi tersebut dari gangguan orang luar, untuk mengantisipasi bila ada instansi terkait yang melakukan sidak bisa di komunikasikan dan bagaimana caranya di atur,”terang sumber .

Pos terkait