Pemilik CCR Pagari Fasum, Wakil Ketua Komisi A Desak Pemkot Makassar Bongkar!

Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Makassar Abdul Wahab Tahir

Kumbanews.com – Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Makassar Abdul Wahab Tahir menyeroti pemagaran Fasilitas Umum ( Fasum ) di wilayah Toddopuli yang dilakukan oleh pemilik CCR, H Ambo.

Bacaan Lainnya

Abdul Wahab Tahir juga mempertanyakan alas hak yang di miliki H Ambo.

Menurutnya kalau memang ada bukti mengenai kepemilikan tidak ada masalah, tapi kalau pemerintah kota sudah menyatakan betul Fasum maka harus di tindak dan harus di proses.

” Kalau ada kemudian orang yang memperjual belikan pasti dia akan mendapat sanksi hukum tegas tidak boleh itu, kita menyayangkan hal itu dan mendorong pemerintah kota untuk segera bertindak.” Ucapnya. Kamis, (28/07/2022).

Selain itu dirinya juga mendesak  pemerintah kota untuk membongkar pagar tersebut.

” Berdasarkan pengalaman saya di DPRD selama kurang lebih 13 tahun, itu diawali dengan membuat pagar kemudian memohon izin pemerintah kota. Saya kasih contoh beberapa Fasum yang ada di Makassar, dipagari dulu setelah itu ditimbun, dimanfaatkan secara sembunyi-sembunyi, setelah itu mereka mengurus izinnya ke pemerintah kota. Permainan lama yang beginian. Jadi, saya minta kepada Pemkot Makassar Bongkar saja pagar itu”. Tegas Abdul Wahab Tahir.

Sementara itu, Camat Panakukang Andi Pangeran Nur Akbar, mengungkapkan dirinya sudah memberi surat teguran kepada yang bersangkutan untuk membongkar sendiri. Ia juga sudah melaporkan ke Dinas Pertanahan dan bagian aset terkait langkah-langkah selanjutnya yang dapat dilakukan untuk mengamankan aset.

” Sudah kami beri surat teguran kepada yang bersangkutan untuk membongkar sendiri, kami juga sudah melaporkan ke dinas pertanahan dan bagian asset terkait langkah-langkah selanjutnya yang dapat dilakukan untuk mengamankan aset. Memang disurat teguran 1 diberi waktu 3 x 24 jam”. Ungkap Andi Pangeran Nur Akbar.

Menanggapi Hal itu H Ambo mengaku, dirinya siap jika Pemkot Makassar mengambil aset tersebut, dengan dasar kalau ada yang membuktikan bahwa itu fasum dan ada sertifikatnya.

Dirinya juga menyesalkan camat Panakukang karena, mempersoalkan hanya satu obyek saja, padahal banyak juga yang bisa dipersoalkan, salah satunya menurut H Ambo yang sudah lama di dinding beton.

” Kalau mau bongkar jangan cuman saya, tidak ada bedanya yang ada dibelakang, sama semua, kalau mau menyerang jangan cuman satu serang semua” Pintanya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pos terkait