Pemkab Maros Siapkan Anggaran Rp 47 Miliar untuk Bangun Pasar Turikale

  • Whatsapp

Foto: IST

Kumbanews.com – Pembangunan pasar Sentral Turikale Maros memakan biaya Rp 47 miliar rupiah.

Bacaan Lainnya

Saat ini, bagian barat pasar sudah mulai dibangun.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kooperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Kopumdag), Towadeng, Kamis (17/11/2022).

“Tahun depan rencananya akan dibangun secara keseluruhan dengan anggaran 47 miliar. Saat ini sudah dilakukan pembangunan bagian barat dengan anggran 4 M dari APBD,” ujarnya.

Ia menyebutkan pembangunan pasar bagian barat ditargetkan selesai akhir tahun.

“Yang sudah rampung tahun ini 108 kios dan lods,” ujarnya.

Sementara untuk pembangunan secara keseluruhan akan dimulai pada awal tahun jika anggaran yang dibutuhkan sudah tersedia.

“Jika selesai secara keseluruhan, maka jumlah kios mencapai 356 dan lods 444,” sebutnya.

Mantan Kasatpol PP itu menyebutkan nantinya pasar turikale ini akan terdiri dari tiga lantai.

Lantai 1 akan adalah baseman, dikelilingi ruko dan lantai 2 merupakan tempat perdagangan.

“Lantai 3 untuk kuliner, rooftop, konsepnya terbuka, sehingga pada malam hari bisa jadi tempat wisata kuliner baru,” katanya.

Towadeng menuturkan, jika sudah rampung, wisata kuliner yang ada di Pasar Turikale ini diharapkan bisa menjadi ikon baru di kabupaten Maros.

“Tempat wisata kuliner baru ini diharapkan mampu menjadi ikon baru dari Kabupaten Maros,” ujarnya.

Jika mulai beroperasi, pasar Turikale ini juga diharapkan mampu menjadi penyumbang PAD di Kabupaten Maros.

“Namun jika berbicara soal pasar, tentu penghasilannya tidak begitu besar, hanya sekitar Rp 1.5 miliar per tahun,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Maros Chaidir Syam, mengatakan pasar Turikale ini nantinya akan menjadi wadah baru UMKM yang ada di Maros untuk mendapatkan uang.

“Saat ini kan pedagang pasar itu sementara di relokasi ke Pasar Tramo, setelah selesai pembangunannya akan dipindahkan kembali. Dan tak hanya pedagang pasar, tapi lokasi ini juga akan menjadi wadah baru bagi para pelaku UMKM untuk berjualan di lantai 3 pasar,” tutupnya.(*)

Source: Tribuntimur

Pos terkait