Tabrak Bocah hingga Tewas, Pengendara Harley di Toraja Utara Resmi Jadi Tersangka

Lokasi kecelakaan maut yang melibatkan rombongan Harley-Davidson di Toraja Utara hingga menewaskan seorang bocah. (Foto: istimewa)

Kumbanews.com – Polisi resmi menetapkan pengendara motor gede Harley-Davidson berinisial RDN sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan maut yang menewaskan seorang bocah berusia 10 tahun di Toraja Utara, Sulawesi Selatan.

Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik menemukan adanya unsur kelalaian dalam insiden tragis tersebut.

Bacaan Lainnya

Kasat Lantas Polres Toraja Utara, Iptu M. Nasrun Sujana menegaskan, status hukum pelaku telah dinaikkan usai proses gelar perkara.

“Status pengendara sudah ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Nasrun, Senin (4/5/2026).

Ia mengungkapkan, RDN merupakan warga Bogor dan saat ini masih diamankan di Polres Toraja Utara untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

“Tersangka masih berada di Polres. Yang bersangkutan warga Bogor,” jelasnya.

Meski proses hukum berjalan, komunikasi antara keluarga korban dan pihak tersangka juga tengah berlangsung. Namun hingga kini belum ada kesepakatan di antara kedua belah pihak.

“Memang ada pembicaraan dari kedua pihak, tetapi belum ada kesepakatan. Proses penyidikan tetap berjalan,” tegas Nasrun.

Peristiwa nahas itu terjadi di Kelurahan Nanggala Sangpiak Salu, Kecamatan Nanggala, Kamis (30/4/2026). Saat itu, rombongan Harley-Davidson diketahui tengah melakukan perjalanan dari Palopo menuju Rantepao.

RDN yang berada di posisi paling belakang rombongan atau sweeper diduga kehilangan kendali di jalan lurus hingga terjatuh dari kendaraannya. Motor yang masih melaju tanpa pengendara kemudian menghantam korban yang berada di bahu jalan.

Benturan keras membuat korban terpental hingga ke area persawahan di sekitar lokasi kejadian. Bocah yang masih duduk di bangku kelas 5 SD itu sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.

“Korban sempat dibawa ke rumah sakit, tetapi dinyatakan meninggal dunia,” tutup Nasrun.

Kasus ini kini dalam penanganan intensif pihak kepolisian, sementara publik menyoroti aspek keselamatan berkendara, khususnya dalam rombongan kendaraan besar di jalan umum.

Pos terkait