Kumbanews.com – Polisi mengungkap motif aksi pelemparan bom molotov ke sebuah toko emas di Jalan Somba Opu, Kelurahan Bulo Gading, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (12/2/2026).
Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana mengatakan, pelaku diduga hendak melakukan pencurian dengan cara menimbulkan kepanikan di dalam toko.
“Pelaku mencoba melakukan pencurian dengan menggunakan bom molotov dari botol air mineral yang diisi bahan bakar, kemudian dibakar dan dilempar ke arah toko,” ujar Arya di Mapolrestabes Makassar, Kamis sore.
Menurut Arya, aksi tersebut dilakukan agar suasana di dalam toko menjadi kacau sehingga pelaku leluasa mengambil perhiasan emas yang dipajang.
Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku diketahui seorang perempuan berinisial S, berusia di atas 40 tahun. Polisi menyebut S bertindak seorang diri.
“Setelah kami dalami, motifnya karena terdesak masalah utang. Ini pelaku tunggal,” kata Arya.
Polisi mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk sisa botol molotov yang terbakar. Di lokasi kejadian terdapat perhiasan dengan nilai ditaksir lebih dari Rp 1 miliar. Namun, pelaku belum sempat membawa kabur emas tersebut.
“Nilai perhiasan di dalam toko ditaksir di atas Rp 1 miliar. Tidak ada perhiasan yang sempat dibawa. Semuanya berhasil diamankan,” ujarnya.
Arya menambahkan, pelaku berhasil diamankan kurang dari satu jam setelah kejadian. Penangkapan dilakukan berkat laporan cepat masyarakat serta video kejadian yang beredar.
“Masyarakat membantu mengamankan pelaku sebelum diserahkan kepada kami. Tidak ada aksi main hakim sendiri,” kata Arya.
Terkait apakah pelaku menggunakan kendaraan saat datang ke lokasi, polisi masih melakukan pendalaman. Namun, berdasarkan hasil sementara, pelaku diduga datang seorang diri.
Kasus ini masih dalam proses penyidikan lebih lanjut oleh Polrestabes Makassar.





