Prabowo Optimis Taklukan Kandang Banteng

  • Whatsapp

Kumbanews.com -Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengaku optimistis bersama Sandiaga Uno mampu menaklukkan dan meraih kemenangan di Jawa Tengah pada Pilpres 2019 mendatang. Diketahui Jateng terkenal dengan istilah ‘kandang banteng’.

Prabowo menyatakan optimisme itu saat menggelar kampanye terbuka di GOR Satria, Purwokerto, Jawa Tengah, Senin (1/4).

Bacaan Lainnya

“Saudara-saudara, mereka mengatakan Jateng tak mungkin Prabowo-Sandiaga menang, kita optimis. Kalian bisa bantu saya untuk membuktikan itu tak benar?” kata Prabowo.

Pertanyaan Prabowo itu dijawab koor ‘bisa’ oleh para pendukungnya yang memadati GOR Satria.

Sebelumnya, calon wakil presiden nomor urut 01, Ma’ruf Amin sempat melontarkan pernyataan bahwa kubu Prabowo-Sandiaga tak bisa mengubah dominasi kekuatan Jokowi dan PDIP di Jawa Tengah pada Pilpres 2019.

Jawa Tengah dikenal sebagai ‘kandang banteng’ atau basis suara PDI Perjuangan. Pada Pileg 2014, PDIP menang di wilayah itu dengan meraih 4,29 juta suara.

Pun demikian pada Pilpres 2014, Jokowi yang berpasangan dengan Jusuf Kalla unggul telak dari Prabowo-Hatta Rajasa di Jawa Tengah. Dari total 19.445.260 suara sah, Jokowi-JK meraup suara 12.959.540 (66,65 persen) , sementara Prabowo-Hatta mengantongi 6.485.720 suara (33,35 persen).

Melihat hal itu, Prabowo meminta seluruh simpatisan dan para relawan untuk mengoptimalkan kekuatan di sisa waktu 16 hari sebelum 17 April, guna meraup suara lebih banyak di ‘kandang banteng’.

Ketua Umum Partai Gerindra ini juga turut meminta agar tiap-tiap simpatisan maupun relawan mampu meyakinkan seluruh keluarga dan para tetangga di sekelilingnya untuk memilih Prabowo-Sandiaga di Pilpres 2019.

“Kembali ke desamu masing-masing, ke RT-mu masing-masing, tolong yakinkan sedulurmu, kerabatmu, tetangga-tetanggamu, yakinkan, kasih tahu harus ada perubahan di republik ini,” kata dia.

Ia pun berjanji akan memberikan banyak kebaikan dan kesejahteraan bagi masyarakat bila terpilih sebagai presiden di Pilpres 2019. Apalagi, meski sudah tak berusia muda lagi, namun Prabowo masih berkeinginan untuk mengabdikan diri bagi negara dan bangsa Indonesia.

“17 April bukan untuk menjadikan Prabowo presiden, [tapi] demi anak cucumu,” ujar eks Komandan Jenderal Kopassus ini.

“Usia saya sudah 68 tahun, Tuhan telah memberikan banyak sekali. Saya ingin sisa hidup saya tujukan untuk kebaikan dan kesejahteraan rakyat,” ujar Prabowo. (*)

Pos terkait