Prabowo dan Menteri Kabinet Merah Putih Tunaikan Zakat Fitrah dan Maal di Istana Negara

Presiden Prabowo dan menteri Kabinet Merah Putih membayar zakat di Istana Negara. (Foto: istimewa)

Kumbanews.com – Presiden Prabowo Subianto bersama jajaran pejabat Kabinet Merah Putih menunaikan zakat fitrah dan zakat maal di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Zakat fitrah wajib ditunaikan selama Ramadan dengan besaran 2,5 kg beras per jiwa. Sementara zakat maal dikenakan 2,5 persen dari harta yang mencapai nisab/haul, termasuk emas, uang, dan perdagangan.

Bacaan Lainnya

Menteri Mulai Berdatangan

Berdasarkan pantauan, sekitar pukul 14.30 WIB, sejumlah menteri mulai berdatangan mengenakan busana serba putih dipadukan peci hitam. Mereka duduk di meja layanan pembayaran zakat yang telah disiapkan panitia.

Proses pembayaran dilakukan secara tunai maupun menggunakan kartu debit. Petugas Baznas membantu administrasi sekaligus memastikan acara berjalan tertib dan lancar.

Pejabat yang Hadir

Pejabat yang lebih dahulu menunaikan zakat antara lain:

1. Menko Bidang Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono

2. Menko Bidang Hukum Yusril Ihza Mahendra

3. Menko Bidang Pembangunan Manusia Pratikno

4. Menpora Erick Thohir

5. Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa

Selain itu hadir pula Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Mendag Budi Santoso, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Kepala BGN Dadan Hindayana, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Kepala Staf Presiden Muhammad Qodari, dan Mendagri Tito Karnavian.

Turut hadir juga Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menkominfo Meutia Hafiz, dan Mendikbud Abdul Mu’ti.

Wakil Presiden dan Presiden Hadir

Tak lama setelah para menteri, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hadir sendiri dan langsung menuju meja pembayaran zakat.

Presiden Prabowo Subianto tiba di lokasi mengenakan baju safari krem dan peci hitam, didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Prabowo duduk, menyerahkan zakat melalui akad dengan berjabat tangan bersama petugas, lalu menutup prosesi dengan doa.

Setelah menunaikan zakat, Presiden tidak lama di lokasi dan langsung melanjutkan agenda berikutnya, yakni memimpin sidang paripurna kabinet.

 

Pos terkait