Kumbanews.com – Manajemen PSM Makassar harus merogoh kocek hingga Rp360 juta akibat ulah suporter yang melakukan kerusuhan saat pertandingan terakhir. Kejadian ini membuat klub harus menanggung biaya denda dan perbaikan fasilitas stadion.
Kejadian tersebut terjadi saat laga yang berlangsung di Makassar. Manajemen klub menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas suporter yang melanggar aturan dan mengganggu jalannya pertandingan.
Denda dan Kerusakan Fasilitas
Menurut manajemen PSM, denda sebesar Rp360 juta merupakan akumulasi dari biaya perbaikan fasilitas stadion dan sanksi dari pihak penyelenggara liga. Kerusakan fasilitas termasuk kursi tribun yang rusak dan peralatan stadion yang dirusak.
“Ini menjadi pelajaran bagi semua pihak. Kami mengimbau suporter untuk mendukung tim dengan cara yang sportif,” ujar juru bicara manajemen PSM Makassar.
Manajemen Tegaskan Komitmen Keamanan
PSM Makassar juga memastikan akan meningkatkan pengawasan dan keamanan di setiap pertandingan. Klub bekerja sama dengan pihak kepolisian dan pengelola stadion untuk mencegah insiden serupa terjadi di masa depan.
“Keselamatan pemain, staf, dan suporter lain menjadi prioritas kami. Tidak ada toleransi untuk aksi yang merugikan klub maupun pihak lain,” tegas manajemen.
Ajakan untuk Suporter
Manajemen PSM mengajak seluruh suporter untuk tetap mendukung tim dengan semangat positif. Klub berharap suporter dapat menjadi bagian dari kemenangan tim, bukan menjadi penyebab kerugian.
“Dukungan yang sportif akan membuat PSM Makassar semakin kuat,” pungkas manajemen.





