Remisi Idul Fitri di Lapas Parepare: 320 Warga Binaan Dapat Potongan Hukuman Hingga 2 Bulan

Kalapas Parepare menyerahkan remisi khusus Idul Fitri kepada perwakilan warga binaan usai pelaksanaan salat Id. (Dok. Humas Lapas Parepare)

Kumbanews.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Parepare menggelar Salat Idul Fitri 1447 Hijriah yang dirangkaikan dengan penyerahan Remisi Khusus kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP), Sabtu, 21 Maret 2026.

Pelaksanaan Salat Idul Fitri berlangsung khidmat di lapangan Lapas Parepare. Bertindak sebagai khatib, Ustadz Irwan menyampaikan khutbah yang menekankan pentingnya meningkatkan keimanan, mempererat silaturahmi, serta saling memaafkan di hari yang fitri.

Bacaan Lainnya

Usai khutbah, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) remisi oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik), Zaenal. Selanjutnya, Kepala Lapas Kelas IIA Parepare, Marten, membacakan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Dalam kesempatan itu, Kalapas Parepare juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh warga binaan dan jajaran petugas.

“Atas nama pribadi dan jajaran Lapas Parepare, kami mengucapkan mohon maaf lahir dan batin. Semoga di hari yang fitri ini kita semua dapat kembali suci dan memperbaiki diri ke arah yang lebih baik,” ujarnya.

Sebanyak 320 warga binaan menerima Remisi Khusus Idul Fitri 2026. Rinciannya, 39 orang memperoleh remisi 15 hari, 178 orang mendapat remisi 1 bulan, 64 orang menerima remisi 1 bulan 15 hari, dan 39 orang memperoleh remisi 2 bulan.

Penyerahan remisi dilakukan secara simbolis kepada perwakilan warga binaan sebagai bentuk apresiasi negara atas perilaku baik serta keaktifan dalam mengikuti program pembinaan.

Salah satu warga binaan penerima remisi mengungkapkan rasa syukur atas kebijakan tersebut. Ia menilai remisi menjadi penyemangat untuk terus menjalani pembinaan dengan sungguh-sungguh.

“Kami sangat bersyukur atas remisi ini. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbuat baik,” ungkapnya.

Kegiatan berlangsung tertib, aman, dan penuh kekhidmatan. Momentum Idul Fitri ini menjadi sarana refleksi sekaligus penguatan pembinaan spiritual bagi warga binaan, serta menegaskan komitmen Lapas Parepare dalam menghadirkan pembinaan yang humanis dan berkelanjutan.

 

 

Pos terkait