Rihlah Akbar ke-9 Tajdidul Iman di Maros Resmi Dibuka, Bupati Dorong Penguatan Iman dan Ukhuwah

Kabag Kesra Pemkab Maros, Taufik, saat membuka kegiatan Rihlah Akbar ke-9 Tajdidul Iman di Tappawita Arra Highland, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros. (Istimewa)

Kumbanews.com – Kegiatan Tajdidul Iman Rihlah Akbar ke-9 resmi digelar di Tappawita Arra Highland, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sabtu (02/5/2026). Acara ini dibuka oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Pemkab Maros, Taufik, yang hadir mewakili Bupati Maros, Dr. H.A.S. Chaidir Syam.

Dalam sambutannya, Kabag Kesra menyampaikan bahwa Bupati Maros memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Meski tidak dapat hadir karena agenda keluarga yang tidak bisa ditunda, Bupati tetap memberikan perhatian terhadap kegiatan keagamaan ini.

Bacaan Lainnya

“Setengah jam sebelum acara, saya dihubungi langsung oleh Bapak Bupati untuk mewakili beliau. Beliau juga menyampaikan salam hormat kepada seluruh peserta, khususnya kepada Kiai Sudirman,” ujar Taufik.

Ia menegaskan, Rihlah Akbar memiliki nilai strategis karena tidak hanya menjadi ajang tadabur alam, tetapi juga memperkuat keimanan serta mengajak peserta merenungi kebesaran ciptaan Allah SWT. Kegiatan ini juga dinilai sebagai momentum mempererat ukhuwah dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Maros, lanjutnya, berharap Yayasan Tajdidul Iman dapat terus menjalin kemitraan, khususnya dalam bidang sosial keagamaan.

“Kami berharap ke depan ada sinergi antara yayasan dan Pemkab Maros, terutama dalam kegiatan sosial keagamaan yang memberi manfaat luas bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Pembina sekaligus pendiri Tajdidul Iman, Kiai Sudirman, mengungkapkan bahwa mayoritas peserta yang hadir merupakan para penyelenggara jenazah yang telah berpengalaman melayani ribuan umat di berbagai daerah.

“Sebagian besar peserta di sini adalah penyelenggara jenazah yang telah melayani lebih dari 3.000 jenazah di Makassar, Maros, Gowa, hingga Pangkep dan Takalar,” ungkapnya.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial antar sesama penyelenggara jenazah.

“Harapan kami, kegiatan ini mampu melahirkan persaudaraan, kebersamaan, dan kepedulian di antara para peserta,” jelas Kiai Sudirman.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Maros, perwakilan instansi pemerintah, serta tokoh masyarakat. Hadir pula perwakilan Pemerintah Kota Makassar dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang memberikan dukungan terhadap kegiatan keagamaan tersebut.

Pos terkait