Kumbanews.com – Aksi tak biasa terjadi di Sainte-Rose, Guadeloupe, Prancis. Seorang pria berusia 60 tahun nekat merampok supermarket bukan karena butuh uang, melainkan karena ingin masuk penjara agar bisa menemui cucunya yang sedang mendekam di balik jeruji.
Insiden ini berlangsung pada akhir September lalu. Pria tersebut, yang merupakan mantan petugas pemadam kebakaran, datang ke sebuah supermarket dekat kantor polisi sambil menutupi wajah dan membawa senjata api.
Dilansir Oddity Central, Sabtu (11/10/2025), ia sempat meminta uang di kasir, lalu mengambil sepotong keju Emmental dan sebotol anggur sebelum meninggalkan lokasi dengan tenang. Tak lama kemudian, polisi menangkapnya tanpa perlawanan.
Belakangan diketahui, sang kakek memang sengaja ingin ditangkap agar bisa ditahan di penjara yang sama dengan cucunya.
“Dia putus asa. Bukan uang yang dia cari, tapi kesempatan untuk menemui cucunya dan berjalan bersamanya di halaman penjara,” ujar pengacara Léa Le Chevillier kepada Agence France-Presse (AFP).
Menurut Le Chevillier, sang kakek menjadi emosional setelah melihat cucunya di ruang kunjungan dalam kondisi gigi patah akibat dianiaya sesama tahanan.
Putusan Hakim: Keputusasaan, Bukan Kejahatan
Meski didakwa atas perampokan bersenjata, penyerangan, dan pemberontakan, hakim memutuskan untuk tidak menjatuhkan hukuman penjara berat.
Pengadilan menilai tindakannya didorong oleh keputusasaan, bukan niat jahat. Ia hanya diwajibkan mengganti kerugian kepada pihak supermarket, menjalani perawatan psikologis, serta dilarang mendekati toko tempat ia melakukan perampokan.
Namun, hakim memberi kelonggaran: sang kakek tetap diperbolehkan mengunjungi cucunya secara sah, tanpa harus menjadi tahanan. (**)





