Kumbanews.com – Akademisi sekaligus pengamat politik, Rocky Gerung, mengapresiasi sikap tegas Presiden Prabowo Subianto dalam merespons kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.
Diketahui, Andrie menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal di kawasan Jakarta Pusat pada Kamis malam (12/3/2026), usai menjalani kegiatan podcast di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI).
Akibat insiden tersebut, Andrie mengalami luka bakar serius dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat.
Manajer Hukum dan Humas RSCM, Yoga Nara, menyebut korban mengalami luka bakar sekitar 20 persen di sejumlah bagian tubuh, termasuk wajah, leher, dada, punggung, serta kedua lengan. Kondisi paling parah terjadi pada mata kanan yang mengalami trauma kimia berat hingga menurunkan fungsi penglihatan.
Rocky: Pernyataan Prabowo Jadi Pembalikan Moral
Rocky Gerung mengaku senang dengan respons cepat Presiden Prabowo yang menegaskan kasus tersebut sebagai tindakan terorisme dan harus diusut tuntas.
“Saya senang karena Presiden Prabowo akhirnya memutuskan dengan kalimat yang enteng, usut tuntas dan sesegera mungkin, itu semacam pembalikan moral,” ujar Rocky dalam program Indonesia Lawyers Club (ILC), Kamis (19/3/2026).
Ia menilai sikap tersebut membuka harapan baru agar negara hadir melindungi masyarakat sipil, khususnya para aktivis.
Rocky juga menyebut masyarakat kini menunggu langkah konkret Prabowo untuk berdiri bersama rakyat dalam menjaga nilai demokrasi.
“Kita beri kesempatan pada Presiden Prabowo untuk datang bersama masyarakat sipil, membentak mereka yang masih bermimpi tentang masyarakat totaliter,” katanya.
Soroti Pentingnya Supremasi Sipil
Dalam kesempatan itu, Rocky turut menegaskan pentingnya supremasi sipil dalam sistem demokrasi. Ia berharap pemerintah tidak lagi memandang kritik sebagai ancaman atau intervensi asing.
“Kami ingin membangun peradaban yang basisnya adalah supremacy of civilian value,” tegasnya.
Namun, ia juga mengkritik narasi yang kerap menyebut kritik terhadap pemerintah sebagai bagian dari kepentingan asing.
Prabowo: Ini Terorisme, Harus Diusut Sampai Dalang
Sebelumnya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa aksi penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus merupakan tindakan kriminal serius yang tergolong sebagai terorisme.
“Ini adalah terorisme. Ini tindakan biadab. Harus kita kejar. Harus kita usut!” tegas Prabowo.
Ia menekankan bahwa aparat penegak hukum tidak boleh berhenti pada pelaku lapangan, melainkan harus mengungkap aktor intelektual di balik kejadian tersebut.
“Siapa yang menyuruh, siapa yang membayar,” ujarnya.
Prabowo juga memastikan tidak ada toleransi terhadap kekerasan, termasuk jika ditemukan keterlibatan aparat.
“Tidak akan ada impunitas. Saya menjamin!” kata dia.





