Sentinel Soroti Dugaan Penyimpangan Produksi Solar B40 Performance

Ilustrasi: Produk bahan bakar solar. Sentinel mengungkap dugaan penyimpangan dalam proses produksi dan pengadaan aditif Solar B40 Performance.

Kumbanews.com – Lembaga kajian Sentinel Studi Hukum dan Masyarakat mengungkap dugaan penyimpangan dalam proses produksi dan pemasaran produk Biosolar B40 Performance. Praktik tersebut dinilai berpotensi merugikan keuangan negara sekaligus menyesatkan konsumen industri.

Sentinel menyebut indikasi masalah terletak pada pengadaan zat aditif Solar B40 Performance yang diduga dilakukan tanpa mekanisme tender terbuka. Direktur Policy Advocacy Sentinel, Ronald Jefferson, mengatakan penunjukan pemasok aditif dilakukan secara langsung tanpa proses yang transparan dan kompetitif.

Bacaan Lainnya

“Temuan kami menunjukkan adanya indikasi penunjukan langsung pemasok zat aditif tanpa tender. Ini bertentangan dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik,” ujar Ronald dalam keterangan tertulis, Senin (2/2/2026).

Menurut Sentinel, pola tersebut membuka ruang konflik kepentingan dan dugaan penggelembungan harga yang berpotensi menimbulkan kerugian bagi perusahaan maupun negara. Selain itu, metode produksi Solar B40 Performance juga disoroti karena dinilai tidak sesuai standar keselamatan dan kualitas kilang.

Ronald menjelaskan, zat aditif diduga tidak melalui proses pencampuran terstandar di fasilitas kilang, melainkan dicampur secara manual di lapangan. Cara ini dinilai berisiko terhadap kualitas produk dan keselamatan operasional.

“Jika pencampuran dilakukan di luar prosedur standar, maka produk tersebut tidak lagi dapat diklaim sebagai bahan bakar berperforma tinggi,” katanya.

Sentinel juga menemukan indikasi pengadaan aditif dilakukan secara terpisah oleh unit pelaksana, bukan melalui sistem terpusat. Pola ini diduga dimaksudkan untuk meminimalkan pengawasan, meskipun kebijakan operasional tetap berada di bawah kendali manajemen pusat.

Pos terkait