Kumbanews.com – Manchester United mulai memetik hasil dari pembinaan akademinya. Salah satu talenta yang kini mencuri perhatian adalah Shea Lacey, wonderkid berusia 18 tahun yang diproyeksikan masuk tim utama musim depan.
Nama Lacey sempat menjadi sorotan sejak usia dini setelah tampil impresif dan bahkan pernah mengungguli Lamine Yamal dalam turnamen kelompok umur. Namun, perjalanan kariernya tidak secepat Yamal yang sudah lebih dulu bersinar di level senior bersama Barcelona.
Meski demikian, Lacey dinilai memiliki kualitas teknik di atas rata-rata. Pelatih tim U-21 Manchester United, Adam Lawrence, menyebut anak asuhnya itu punya kemampuan yang sudah setara dengan standar tim utama.
Menurut Lawrence, Lacey hanya membutuhkan waktu untuk menyempurnakan aspek fisik yang selama ini menjadi kendala dalam proses perkembangannya.
Sejauh ini, Lacey baru mencatatkan tiga penampilan bersama tim senior Manchester United, termasuk saat tampil di ajang Premier League melawan Aston Villa dan Burnley.
Ia kini rutin mengikuti sesi latihan bersama tim utama, sembari tetap mendapatkan menit bermain di level U-21 guna menjaga ritme pertandingan.
Perkembangan Lacey juga mendapat perhatian dari caretaker manajer Michael Carrick, yang disebut sudah memahami potensi besar sang pemain dan mendukung proses adaptasinya ke level senior.
Di level akademi, performa Lacey tergolong menjanjikan. Dari 14 penampilan bersama tim U-21, ia mampu mencetak sembilan gol dan menyumbang tiga assist.
Pemain kelahiran Liverpool itu biasa beroperasi sebagai sayap kanan, namun juga fleksibel dimainkan sebagai gelandang serang maupun di sisi kiri. Gaya bermainnya yang agresif dan kreatif kerap dibandingkan dengan Lamine Yamal.
Jika mampu menjaga konsistensi dan meningkatkan kondisi fisik, Lacey berpeluang besar menjadi bagian penting dalam proyek jangka panjang Manchester United di level tertinggi.





