Spalletti Akui Evaluasi Diri Usai Juventus Takluk dari Fiorentina, Peluang Liga Champions Terancam

Juventus takluk dari Fiorentina, Spalletti menegaskan akan evaluasi diri jelang akhir musim. (Istimewa)

Kumbanews.com – Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, menegaskan akan melakukan evaluasi menyeluruh setelah timnya kalah 0-2 dari Fiorentina pada lanjutan Serie A di Allianz Stadium, Minggu (17/5/2026). Hasil ini membuat peluang Juventus untuk lolos ke Liga Champions musim depan semakin berat.

Dalam laga tersebut, Juventus tampil di bawah performa terbaiknya dan gagal mengimbangi permainan Fiorentina. Kekalahan ini juga membuat mereka tertinggal dua poin dari zona Liga Champions dengan hanya menyisakan satu pertandingan terakhir musim ini.

Bacaan Lainnya

Usai pertandingan, Spalletti mengakui pendekatan awal timnya tidak berjalan sesuai rencana. Ia menilai kesalahan sejak awal laga berdampak besar pada hasil akhir.

“Jika Anda memulai dengan cara seperti itu, Anda langsung memulai dengan buruk,” ujar Spalletti kepada Sky Sport.

Meski kecewa, pelatih asal Italia itu menolak anggapan bahwa musim Juventus telah berakhir. Ia menilai situasi masih bisa diperjuangkan, meski tidak mudah.

Spalletti juga menegaskan bahwa dirinya akan menjadi pihak pertama yang melakukan evaluasi atas performa tim. Menurutnya, tanggung jawab utama ada pada pelatih sebelum menilai pemain.

“Pertama-tama saya harus mempertanyakan diri saya sendiri sebelum menilai para pemain,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa Juventus sebenarnya menunjukkan perkembangan dalam beberapa waktu terakhir, namun gagal mempertahankan konsistensi pada laga penting ini.

Spalletti turut menyoroti rendahnya intensitas permainan, kurangnya agresivitas, serta minimnya penguasaan duel yang membuat Juventus kesulitan mengontrol jalannya pertandingan.

“Performa kami sangat buruk dalam banyak aspek. Kami tidak memulai dengan baik, tidak memenangkan banyak duel, dan tidak mampu membangun ritme permainan,” ujarnya.

Kekalahan ini menjadi pukulan berat bagi Juventus dalam persaingan menuju zona Liga Champions, sekaligus menambah tekanan pada Spalletti jelang laga terakhir musim ini.

Pos terkait