Tanpa Penjelasan, Kapolrestabes Makassar Tinggalkan Konferensi Pers soal Geng Motor yang Sabet Warga Tupai, Tersinggung?

  • Whatsapp

Kumbanews.com – Keluarga korban sabetan senjata tajam (sajam) yang diduga dilakukan kelompok pemuda geng motor di jalan Tupai, kelurahan Mamajang Luar, kecamatan Mamajang, melapor ke polisi.

Kejadian naas itu terjadi pada Selasa (10/10/2023) pukul 1:30 dini hari.

Bacaan Lainnya

Hal itu dibenarkan, Kapolsek Mamajang Kompol Sulkarnain dihadapan media saat melakukan konferensi Pers, Selasa(10/10/2023).

Dalam keterangannya Kompol Sulkarnain, mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan polisi dengan nomor : Lp/S/294/X/2023/SPKT/Unit Sabhara/ polsek Mamajang /Polrestabes Makassar/Polda Sulsel, tanggal 9 Oktober 2023 pelapor A.N ST. Elvira Musdhalifah selaku keluarga korban telah melaporkan ke Polsek Mamajang insiden tindak pidana yang dilakukan sekelompok yang di duga geng motor secara bersama sama telah melakukan kasus penganiayaan yang mengakibatkan dua orang menjadi korban.

” Kami sudah menerima laporan keluarga korban. Korban yang bernama Herdiansyah alias Dandi (25) dan korban yang kedua Agung Nur Akhyar alias Agung (18), ucap Sulkarnain.

Lebih lanjut Sulkarnain menjelaskan bahwa korban Agung mengalami luka sayatan di bagian tumit sebelah kanan dan Herdiansyah sendiri dibagian tubuhnya. Dan terduga pelaku berhasil di tangkap oleh tim Opsanal Lakekomae Polsek Mamajang dan dibackup oleh unit Reskrim Polsek Rappocini yang di pimpin Iptu Andi ILham ( Kanit Reskrim ) bersama Ipda Yusri ( Panit 2,Reskrim ) Polsek Mamajang,’ jelas Kompol Sulkarnain saat merilis keterangan Pers ke sejumlah media, pada hari Selasa ( 10/10/2023) di aula mediasi Polsek Mamajang.

Salah satu tersangka diringkus setelah polisi
Mendapat informasi dari masyarakat sekitar bahwa Ibrahim alias Ibra berada di jalan Wijaya Kusuma no 3, kecamatan Rappocini.

“Jadi tim Opsnal langsung ke lokasi dan berhasil meringkus satu orang terduga pelaku atas nama Ibrahim alias Ibra ( 20) yang berprofesi sebagai buruh Bangunan. Saat penangkapan di TKP kami menemukan barang bukti berupa satu ketapel, dua anak panah, satu jaket hitam, dan satu unit sepeda motor merek Honda Revo warna putih biru dengan No. Pol : DD 4715 AC. Kami masih memburu 9 orang yang di duga pelaku. Ke 9 pelaku ini masih DPO,”terang Kapolsek Mamajang.

Hadir dalam kegiatan Pres Rilis, Kompol. Sulkarnain ( Kapolsek ) Mamajang, Akp. Abd. Wahid (Kasi Humas) Polrestabes Makassar dan
Iptu Andi Ilham Anwar,SH,MH
(Kanit Reskrim) Polsek Mamajang dan tidak terlihat Kapolrestabes Makassar.

Menurut informasi yang beredar dikalangan wartawan, Kapolrestabes Kombes Muh.Ngajib, sempat datang ke Polsek mamajang sekitar pukul 12 : 39 siang hari sebelum konferensi Pers berlangsung yaitub pukul 13.00. Namun, Kapolrestabes Makassar langsung meninggalkan lokasi tanpa ada pernyataan dan menyuruh rekan media menunggu Kapolsek Mamajang memberikan keterangan Persnya.

Akibatnya wartawan yang hadir pada saat itu bingung dengan sikap Kapolrestabes Makassar yang tidak seperti biasanya.

Media pun jadi bertanya tanya dalam hati,ada apa gerangan, mungkin kah Kapolrestabes Makassar tersinggung?.

Pos terkait