Ilustrasi
Kumbanews.com — Pegiat dan aktivis antikorupsi Celebes Corruption Watch (CCW), Zulfikar memberikan teguran kepada Kelompok Kerja (Pokja) Unit Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Pemprov Sulsel.
Peringatan ini agar Pokja UKPBJ lebih teliti dan jeli dalam melakukan evaluasi terhadap rekanan yang mengikuti tender. “Jangan menimbulkan kesan ada indikasi persekongkolan dalam pelaksanaan tender yang dapat merugikan pihak penyedia lainnya,” ungkap Zulfikar, Kamis (14/10/2021).
Dikatakan oleh Zulfikar, buntut dari terlupakan kurang becusnya Pokja, CCW telah melayangkan somasi kepada Pokja ULP Sulsel pada salah satu item tender proyek milik Pemprov Sulsel.
“Kami berharap Pokja ULP bisa melakukan evaluasi ulang pada paket pekerjaan yang ada pada surat kami. Bila tetap tanpa pemenang lain pada proyek-proyek CCW akan membawa masalah ini ke ranah hukum,” tutupnya.
Diketahui berdasarkan keterangan salah satu rekanan yang disampaikan CCW, pada proyek pembangunan jalan lingkungan dan jaringan drainase di Kabupaten Bantaeng menghitung SKP dengan rumus jumlah paket yang sedang dikerjakan oleh penyedia, nilai kemampuan paket dengan ketentuan.
Berdasarkan hal tersebut, CCW menilai Pokja UKPBJ dinilai keliru menetapkan CV Yusran Karya Pratama selaku pemenang dalam paket pekerjaan tersebut dengan alasan perusahaan tersebut telah mengerjakan pekerjaan lebih dari aturan Sisa Kemampuan Paket (SKP) untuk usaha kecil selama tahun 2021 dimana perusahaan ini diduga telah mengerjakan lebih dari lima paket pekerjaan secara bersamaan. (*)