Kumbanews.com – Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian dunia di Lebanon akhirnya tiba di Tanah Air, Sabtu (4/4/2026).
Ketiganya merupakan bagian dari misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) yang bertugas menjaga stabilitas di wilayah Lebanon selatan.
Pesawat Turkish Airlines dengan nomor penerbangan TK 056 yang membawa jenazah lepas landas dari Istanbul, Turki, dan mendarat di Terminal Kargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta sekitar pukul 18.16 WIB.
Setibanya di lokasi, peti jenazah langsung dipindahkan ke ambulans dan dibawa menuju ruang VIP untuk prosesi persemayaman.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan memberikan penghormatan terakhir kepada para prajurit yang gugur dalam tugas negara tersebut. Prosesi pelepasan juga akan dipimpin Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak, serta dihadiri keluarga korban.
Selanjutnya, jenazah akan diterbangkan ke daerah asal masing-masing di Bandung dan Yogyakarta menggunakan pesawat militer TNI AU jenis CN-295 dan C-130J.
Pengamanan Ketat di Bandara
Sebanyak 90 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan proses kedatangan hingga prosesi penghormatan di Bandara Soekarno-Hatta.
Kepala Polresta Bandara Soetta, Kombes Pol Wisnu Wardana, mengatakan personel berasal dari unsur Polri, TNI, dan Aviation Security (Avsec). Mereka disiagakan di sejumlah titik strategis, mulai dari area kedatangan hingga jalur menuju Terminal VVIP.
Pengamanan akan diperketat apabila Presiden hadir langsung dalam prosesi penghormatan. Dalam skema tersebut, TNI menjadi leading sector, sementara Polri bertugas memberikan dukungan di lapangan.
Kronologi Gugurnya Prajurit
Ketiga prajurit TNI dilaporkan gugur akibat serangan artileri di sekitar posisi kontingen Indonesia di wilayah Adchit Al Qusayr, Lebanon selatan, pada 29 Maret 2026.
Insiden tersebut terjadi saat mereka menjalankan mandat perdamaian di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa.





