Keluarga Korban ATR 42-500 Berkumpul di Makassar, Evakuasi Masih Terhambat

Keluarga korban pesawat ATR 42-500 memantau pencarian dan identifikasi jenazah di Makassar, tiga hari pasca kecelakaan. (Foto: istimewa)

Kumbanews.com – Memasuki hari ketiga pasca kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung, keluarga korban mulai berdatangan ke Makassar untuk mengikuti perkembangan pencarian dan identifikasi jenazah.

Ridwan, pendamping keluarga dari Indonesia Air Transport (IAT), menyampaikan hampir seluruh keluarga kini berada di Makassar. “Sebagian besar keluarga sudah tiba, hanya dua keluarga yang belum datang, yakni keluarga Restu Adi dan Kapten Andy Dananto,” ujarnya, Senin (19/01/2026).

Bacaan Lainnya

Kedatangan mereka bertujuan memperoleh informasi terbaru mengenai proses pencarian, pencocokan identitas penumpang, dan pengambilan sampel DNA. Ridwan menegaskan pihak maskapai memastikan kenyamanan dan keamanan keluarga selama berada di Makassar.

Ia menambahkan, IAT berperan sebagai pendamping yang siap membantu keluarga dalam seluruh proses pencarian dan identifikasi. Mengenai Sukardhi yang tercantum dalam manifes penerbangan, Ridwan memastikan yang bersangkutan hanya menumpang pesawat hingga Yogyakarta.

Pesawat ATR 42-500 yang jatuh pada Sabtu (17/01/2026) membawa 10 orang, terdiri dari tujuh kru dan tiga penumpang. Hingga kini, baru satu jenazah yang berhasil dievakuasi, sementara tim SAR gabungan terus bekerja keras di medan yang sulit. (***)

 

Pos terkait