Sebelum Hilang, Pramugari Ester Sempat Pamit dan Minta Maaf: Keluarga Menunggu Kepastian di Makassar

Ester Aprilita, pramugari pesawat ATR 42-500. (Foto: istimewa)

Kumbanews.com – Keluarga penumpang dan awak pesawat ATR 42-500 masih menanti kepastian nasib kerabat mereka, dua hari setelah pesawat itu dinyatakan hilang dalam kecelakaan.

Di Makassar, Adi Saputra, ayah dari Ester Aprilita, pramugari yang bertugas dalam penerbangan malang itu, menunggu dengan hati penuh cemas. Ester, warga Jawa Barat, telah mengabdi sebagai awak kabin selama hampir tujuh tahun, dikenal penuh tanggung jawab dan perhatian.

Bacaan Lainnya

“Terakhir komunikasi itu malam Sabtu. Dia sempat menyampaikan permintaan maaf jika ada kesalahan,” kata Adi, matanya berkaca-kaca, saat ditemui di ruang tunggu keluarga penumpang di Bandara Sultan Hasanuddin, Senin (19/01/2026).

Pesan singkat terakhir itu meninggalkan kesan mendalam bagi keluarga. Adi menggambarkan putrinya sebagai sosok baik, penuh dedikasi, dan selalu menjaga komunikasi dengan keluarga, meski berada jauh di udara.

Adi Saputra, ayah dari Ester Aprilita. (Foto: istimewa)

“Saya tidak tahu kalau ada pesan ke keluarga atau mungkin ke adik-adiknya. Tapi dia anak yang baik,” tutur Adi dikutip dari Matamaros.com.

Adi mengatakan, selama bertugas sebagai pramugari, Ester jarang mengeluh dan selalu berusaha menjaga komunikasi. Pada penerbangan terakhirnya, Ester kemungkinan sempat berpamitan kepada adik-adiknya, meski tidak ada pesan khusus yang dikirim.

Dalam waktu dekat, Adi akan kembali ke Jawa Barat, di tengah keluarga besar yang berkumpul menanti kabar baik. “Kami berharap semuanya dapat ditemukan,” tutupnya, menahan duka.

Pos terkait