Lautan Cahaya di Mallengkeri, Ribuan Warga Sambut Ramadan 1447 H dengan Pawai Obor

Ribuan warga Rw02 membawa obor menyala saat mengikuti pawai menyambut Ramadan 1447 H di kelurahan Mangasa, Kecamatan Tamalate, Makassar, Senin (16/2/2026) malam. (Dok. Panitia pawai obor)

Kumbanews.com – Lautan cahaya menyelimuti Jalan Mallengkeri, Makassar, Senin (16/2/2026) malam. Ribuan warga tumpah ruah membawa obor menyala dalam pawai meriah untuk menyambut datangnya Ramadan 1447 Hijriah.

Usai salat Isya, warga memadati halaman Masjid Jamiatul Khaer di Jalan Mallengkeri sebagai titik awal sebelum pawai obor dimulai. Suasana hangat dan penuh kebersamaan langsung terasa ketika barisan peserta mulai bergerak menyusuri jalan.

Bacaan Lainnya

Ketua Panitia, Ryan Usman, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bentuk kegembiraan warga menyambut bulan suci.

“Ini bukan sekadar tradisi, tetapi bentuk rasa syukur kami menyambut Ramadan. Alhamdulillah, antusiasme warga tahun ini sangat luar biasa,” ujar Ryan.

Panitia menyiapkan sekitar 1.000 obor dan seluruhnya digunakan peserta. Bahkan, warga dari sejumlah RT sekitar turut bergabung meramaikan kegiatan tersebut.

Selain itu, Sekretaris Panitia, Hendrik Saputra, menegaskan bahwa pawai obor juga menjadi ajang mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.

“Kami ingin momentum ini memperkuat silaturahmi. Ramadan mengajarkan kebersamaan, jadi kami memulainya dengan kegiatan yang menyatukan warga,” kata Hendrik.

Sementara itu, Ketua RW 02 Kelurahan Mangasa, Anwar Ali Solong, mengapresiasi kekompakan warga yang menjaga ketertiban sepanjang kegiatan berlangsung.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian berjalan aman dan tertib. Ini menunjukkan kebersamaan warga Mallengkeri masih sangat kuat,” ucap Anwar.

Panitia mengarahkan peserta mengelilingi wilayah RT 02 sebagai simbol persatuan warga menyambut bulan penuh berkah. Di sepanjang perjalanan, barisan obor menyala itu bergerak perlahan, diiringi lantunan selawat dan takbir yang memenuhi malam di Mallengkeri.

Pawai obor ini sebelumnya pernah digelar pada 2022 melalui kolaborasi remaja masjid dan warga setempat.

Setelah sempat vakum, kegiatan tersebut kembali dilaksanakan pada 2026 dan langsung disambut meriah masyarakat.

Ke depan, panitia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dengan persiapan yang lebih matang agar semakin meriah tanpa mengurangi faktor keamanan dan ketertiban.

Pos terkait