Kumbanews.com – Dinamika politik dalam negeri kembali memanas. Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, mengecam keras pernyataan Duta Besar Amerika Serikat yang dinilai memberi legitimasi terhadap klaim Israel atas wilayah Timur Tengah.
Sukamta menegaskan, sikap tersebut tidak sejalan dengan prinsip politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif. Ia menyebut, Indonesia secara konsisten mendukung kemerdekaan Palestina dan menolak segala bentuk penjajahan di atas dunia.
“Indonesia memiliki sikap yang tegas dan tidak boleh bergeser dari komitmen konstitusi,” tegasnya dalam pernyataan resmi, Selasa (24/2/2026).
Isu ini langsung menjadi perhatian publik karena dinilai menyentuh sensitivitas geopolitik dan kedaulatan nasional. Sejumlah anggota parlemen lain juga mendorong pemerintah untuk menyampaikan sikap diplomatik secara resmi guna menghindari kesalahpahaman di level internasional.
Di sisi lain, organisasi kepemudaan Gerakan Pemuda Ansor turut menyoroti dinamika diplomasi Indonesia di forum global. Mereka meminta pemerintah tetap berhati-hati dalam menjaga posisi strategis Indonesia di tengah tarik-menarik kepentingan global.
Pengamat politik menilai polemik ini berpotensi berkembang menjadi isu nasional jika tidak dikelola secara komunikatif oleh pemerintah dan DPR. Terlebih, sentimen publik terhadap isu Palestina selama ini cukup kuat di Indonesia.
Perkembangan terbaru ini memperlihatkan bahwa isu politik luar negeri masih menjadi faktor sensitif dalam percaturan politik domestik.





