Kumbanews.com – Hujan deras yang mengguyur Kota Makassar, Selasa (24/2/2026), memicu banjir di lima kecamatan. Ketinggian air di sejumlah titik bahkan mencapai satu meter.
Banjir paling parah terjadi di Jalan Sermani 4, Kelurahan Tello Baru, Kecamatan Panakkukang. Air setinggi pinggang orang dewasa merendam rumah warga dan mengganggu aktivitas.
Genangan juga muncul di Kompleks Kodam III (Kotipa XVI–XII), Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya. Air setinggi 30 sentimeter sempat menutup akses kendaraan.
Di Jalan Kecaping Raya Blok 8, Kecamatan Manggala, air menggenang hingga 20 sentimeter. Kendaraan masih bisa melintas meski arus lalu lintas melambat. Sementara di Kelurahan Kapasa, Kecamatan Tamalanrea, ketinggian air mencapai 30 sentimeter.
Terowongan Rappokalling di Kecamatan Tallo juga tergenang hingga 40 sentimeter.
Kepala Dinas PU Makassar, Zuhaelsi Zubir, langsung mengerahkan dua tim Satgas Drainase ke lokasi terdampak. Petugas membersihkan sampah yang menyumbat saluran air.
“Setelah kami bersihkan, air mulai surut. Kami tetap siaga di lokasi,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Makassar, Muhammad Fadli Tahar, mengerahkan personel TRC untuk membantu warga. Tim juga mendirikan posko siaga di beberapa titik.
Petugas mengevakuasi warga yang membutuhkan bantuan dan memastikan tidak ada korban jiwa. BPBD juga menyiagakan perahu karet untuk mengantisipasi hujan susulan.
Hingga malam, air di sejumlah lokasi mulai berangsur surut. Namun, warga tetap diminta waspada karena cuaca masih berpotensi hujan.





